| dc.description.abstract | Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) hadir dalam pentas perpolitian nasional ikut mempersiapkan kader-kader partai yang terbaik dalam pengisian jabatan politik dan jabatan publik melalui mekanisme Demokrasi Pancasila dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan, diantaranya adalah Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam Pilgub DKI 2017, Gerindra mengusung Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Sholahudin Uno (Anies-Sandi) melawan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono Sylviana Murni (AHY-Sylvi) dan Basuki Tjahaja Purnama Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Survei ini melibatkan 1.102 responden di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur untuk mengetahui elektabilitas paslon sebelum pelaksanaan pemungutan suara putaran I dengan hasil Agus-Sylvi 275 suara (24,95%), Basuki-Djarot 331 suara (30,04%) dan Anies-Sandi 460 suara (41,74%) serta belum menentukan pilihan 36 suara (3,27%). Analisis hasil survei mengunakan Chi-Square statistik non parametrik menggunakan SPSS ver. 28 menunjukkan kriteria usia responden tidak mempenguri secara signifikan terhadap pilihan paslon Pilgub DKI 2017. Sedangkan kriteria pilihan pada Pilpres 2014 mempengaruhi secara signifikan terhadap pilihan paslon Pilgub DKI 2017. | |