Show simple item record

dc.contributor.advisorNahrowi
dc.contributor.advisorMutia, Rita
dc.contributor.authorAripin
dc.date.accessioned2022-09-14T00:04:21Z
dc.date.available2022-09-14T00:04:21Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/114484
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas mannan bungkil inti sawit dilihat dari aspek performan, IOFC dan kualitas telur ayam Isa Brown yang dipelihara pada lingkungan kandang terbuka dengan suhu 33-35oC selama 7 minggu. Penelitian ini menggunakan 60 ekor ayam petelur strain Isa Brown yang berumur 23-30 minggu dan ditempatkan dikandang baterai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu P0 = Ransum mengandung 0% Mannan, P1 = Ransum basal mengandung 0,25% Mannan, dan P2 = Ransum basal mengandung 0,5% Mannan, masing-masing perlakuan mempunyai 5 ulangan dan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor ayam petelur. Ayam diberikan pakan 110 gram per ekor per hari. Uji kualitas telur dilakukan pada minggu ke- 5, 6 dan 7. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan jika diperoleh hasil yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak nyata mempengaruhi konsumsi pakan, Hen Day production, bobot telur, konversi pakan dan kualitas telur kecuali indeks telur yang semakin meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penambahan mannan 0,25%-0,5% dalam ransum belum dapat memperbaiki performan produksi ayam namun dapat meningkatkan indeks telur.id
dc.description.abstractThis study aimed to evaluate the quality of palm kernel cake mannan from the aspect of performance, IOFC and egg quality of Isa Brown chickens reared in an open cage environment with a temperature of 33-35oC for 7 weeks. This study used 60 laying hens of the Isa Brown line aged 23-30 weeks and placed in a battery cage. This study used a completely randomized design (CRD) with 3 treatments, namely P0 = Ration containing 0% Mannan, P1 = Basal Ration containing 0.25% Mannan, and P2 = Basal Ration containing 0.5% Mannan. The treatment consisted of 5 replications and each replication consisted of 4 laying hens. Chickens are fed 110 grams per head per day. Egg quality testing was carried out at 5, 6, and 7 weeks. The data were analyzed using ANOVA and Duncan's test if significantly different results were obtained. The results showed that the treatment had no significant effect on feed consumption, chicken production, egg weight, feed conversion and egg quality except for an increase in egg index. It can be concluded that the addition of mannan 0.25%-0.5% in the ration has not been able to improve the performance of chicken production but can increase the egg index.id
dc.description.sponsorshipProjek Kedairekaid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Penambahan Mannan Bungkil Inti Sawit dalam Ransum terhadap Performan dan Kualitas Telur Ayam Isa Brownid
dc.title.alternativeEffect of The Addition of Palm Kernel Meal Mannan in Rations to the Performance and Quality of Isa Brown Chicken Eggsid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordegg qualityid
dc.subject.keywordlaying henid
dc.subject.keywordmannanid
dc.subject.keywordperformanceid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record