Show simple item record

dc.contributor.advisorWisudo, Sugeng Hari
dc.contributor.advisorAstarini, Julia Eka
dc.contributor.authorMeliyawati, Teti
dc.date.accessioned2022-09-04T23:34:52Z
dc.date.available2022-09-04T23:34:52Z
dc.date.issued2022-09
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/114338
dc.description.abstractAktivitas rantai pasok ikan layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu tidak terlepas dari risiko. Analisis risiko pada rantai pasok ikan layur diharapkan dapat meminimumkan risiko yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi struktur rantai pasok ikan layur, menganalisis risiko pada rantai pasok ikan layur, dan merumuskan strategi dalam upaya meminimumkan risiko rantai pasok ikan layur. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola aliran distribusi ikan layur di Palabuhanratu, Akar penyebab masalah yang dominan adalah masalah penanganan, yang menimbulkan empat jenis risiko yaitu risiko di atas kapal, risiko di dermaga, risiko di perusahaan ekspor (CV. Duta), dan risiko di pasar lokal, dengan tingkat risiko yang berbeda-beda. Strategi dalam upaya meminimumkan risiko rantai pasok ikan layur di Palabuhanratu ialah mengembangkan perikanan layur berkelanjutan, mengembangkan teknologi penanganan ikan layur yang baik dan efisien, menerapkan standar dan pelatihan kualitas nelayan menyediakan fasilitas gudang penyimpanan dingin (cold storage), membuat forum kerjasama nelayan layur, meningkatkan manajemen usaha dan kerjasama antar kelompok nelayan.id
dc.description.abstractActivities associated with the hairtail supply chain at the Palabuhanratu Archipelago Fishery Port are not risk-free. Analyzing the hairtail supply chain's risk is intended to help reduce potential dangers. This study's objectives were to define the hairtail supply chain's organizational structure, assess its risks, and develop solutions to reduce that chain's risk. Accidental sampling is the method used in this study. The findings indicated two distinct distribution patterns for hairtail at Palabuhanratu. The main source of the issue was handling issues, which led to different forms of risk with varying degrees: risk on board, risk at the dock, risk in export enterprises (CV. Duta), and risk in the local market. A sustainable hairtail fishery is being developed at Palabuhanratu to reduce risk in the hairtail supply chain, as are effective hairtail handling techniques, putting in place quality requirements and training for fishermen who provide cold storage facilities for warehouses (cold storage), offering a venue for hairtail fishermen to collaborate and enhance business management and intergroup cooperation.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Risiko pada Rantai Pasok Ikan Layur yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu, Sukabumiid
dc.title.alternativeRisk Analysis on the Hairtail Supply Chain Landed at Palabuhanratu Archipelago Fishery Port, Sukabumiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordikan layurid
dc.subject.keywordPalabuhanratuid
dc.subject.keywordrantai pasokid
dc.subject.keywordrisikoid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record