Show simple item record

dc.contributor.advisorKinseng, Rilus A.
dc.contributor.authorAnnisa, Cut
dc.date.accessioned2022-09-04T14:36:08Z
dc.date.available2022-09-04T14:36:08Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/114336
dc.description.abstractBencana banjir merupakan bencana yang kerap terjadi di negara Indonesia. BNPB (2021) mencatat bahwa bencana banjir mendominasi kejadian bencana alam Indonesia dengan jumlah 42,1%. Untuk menjadi masyarakat yang sigap akan bencana banjir, perlu dilakukan upaya dalam meningkatkan resiliensi keluarga. Modal sosial merupakan salah satu aspek yang penting dalam upaya meningkatkan resiliensi terhadap bencana banjir. Tujuan dari penulisan adalah untuk mendeskripsikan kondisi banjir dan perilaku masyarakat, menganalisis tingkat modal sosial dan resiliensi keluarga dalam menghadapi banjir yang dimiliki oleh keluarga di Desa Bojongkulur, serta hubungan antara modal sosial dengan tingkat resiliensi keluarga dalam menghadapi bencana banjir di Desa Bojongkulur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung pendekatan kualitatif. Data kuantitatif yang diperoleh akan diolah dan diuji menggunakan statistik uji rank spearman. Data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan akan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat modal sosial dan resiliensi keluarga yang dimiliki masyarakat Desa Bojongkulur berada pada kategori tinggi dan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat modal sosial dengan tingkat resiliensi keluarga.id
dc.description.abstractFloods are a disaster that often hits Indonesia. It was stated by BNPB (2021) that floods dominates Indonesia’s total natural disaster incident, with a total of 42,1% of total incident. High rainfall that water catchment areas can not hold is a common cause of floods. In order to make a disaster alert community, family resiliency increasement is necessary. Social capital is one of the most important aspect in dealing with floods. The purpose of this paper is to describe the floods and community action in dealing with that disaster, analyzing social capital and resilience level which Bojongkulur Village has in order to face floods, and the correlation between them. The method used in this study is quantitative approach supported by qualitative approach. The obtained quantitative data will be processed and tested with spearman’s correlation test. Meanwhile, qualitative data obtained from informan by depth interview will be presented descriptively. The results shows that social capital and family resilience have high level and there’s a significant and positive correlation between social capital level and family resilience level.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHubungan Modal Sosial dengan Resiliensi Keluarga dalam Menghadapi Bencana Banjir (Studi Kasus: Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat).id
dc.title.alternativeCorrelation between Social Capital and Family Resilience in Facing Floods (Case Study: Bojongkulur Village, Gunung Putri Sub-district, Bogor District, West Java)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfamily resilienceid
dc.subject.keywordfloodsid
dc.subject.keywordsocial capitalid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record