View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peningkatan Produktivitas Thalassiosira sp. sebagai Pakan Alami Larva Udang Vaname dengan Metode Kultur Mixotrofik

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (394.5Kb)
      Fullteks (1.639Mb)
      Lampiran (1005.Kb)
      Date
      2022
      Author
      Suryaputra, Gabrian
      Ekasari, Julie
      Fauzi, Ichsan Achmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mixotrofik adalah sistem kultur mikroalga yang menggabungkan sistem autotrofik dan heterotrofik dengan cara menambahkan sumber karbon organik pada media pemeliharaan mikroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan molase sebagai sumber karbon terhadap pertumbuhan dan komposisi asam lemak Thalassiosira sp. sebagai pakan alami larva udang vaname Litopenaeus vannamei. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dosis molase yang berbeda dengan tiga kali ulangan pada setiap perlakuan. Dosis molase yang digunakan yaitu 0 g/L (K), 0,25 g/L (M1), 0,5 g/L (M2), dan 1 g/L (M3). Kepadatan sel tertinggi yang didapat setelah 6 hari pemeliharaan adalah 7,17 x 105 sel/mL dari perlakuan M1 (0,25 g/L) ketika mencapai DOC 4. Nilai laju pertumbuhan spesifik seluruh perlakuan berkisar dari 29,82 %/hari (K) hingga 37,51 %/hari (M1). Kadar asam lemak total yang dikandung oleh Thalassiosira sp. hasil kultur perlakuan K memiliki nilai 0,59% dan perlakuan M1 memiliki nilai 0,25% dari total bobot basah. Pengujian pada naupli udang vaname menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup udang pada perlakuan K memiliki nilai 40% dan lebih rendah daripada perlakuan M1 yang mencapai 56,67%. Panjang tubuh larva udang rata-rata 3,02 mm untuk perlakuan kontrol dan 2,94 mm untuk perlakuan M1. Hasil pengamatan stadia perkembangan larva pada hari ke-6 pemeliharaan larva menunjukkan bahwa persentase larva yang sudah berkembang menjadi stadia mysis 1 pada perlakuan M1 mencapai 13,33% dan lebih tinggi daripada kontrol. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan molase sebanyak 0,25 g/L dapat meningkatkan produktivitas kultur Thalassiosira secara mixotrofik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112191
      Collections
      • UT - Aquaculture [2189]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository