Show simple item record

dc.contributor.advisorHermawan, Aji
dc.contributor.advisorKirbrandoko, Kirbrandoko
dc.contributor.authorAmbodo, Priyo Kus
dc.date.accessioned2022-06-05T02:50:58Z
dc.date.available2022-06-05T02:50:58Z
dc.date.issued2019-02-25
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111944
dc.description.abstractPencemaran udara telah menjadi isu lingkungan yang sering ditemui di kota-kota besar. Pencemaran udara dapat terjadi di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Untuk menghindari paparan polusi di luar ruangan, hampir 90% hidup manusia berada dalam ruangan. Namun, Chandra (1992) mengungkapkan bahwa sebanyak 400 sampai 500 juta orang, khususnya di negara berkembang dihadapkan pada masalah polusi udara dalam ruangan. Untuk mengatasi hal ini, PT Robotaqua hadir dengan menawarkan mesin pemurni udara atau air purifier. Sejak didirkan tahun 2013, perusahaan mengalami pertumbuhan bisnis yang cukup baik. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan dari tahun 2013 hingga 2016 yang mencapai rata-rata 12% setiap tahun. Akan tetapi saat ini, perusahaan tengah mengalami kendala pada beberapa aspek bisnis yang menyebabkan penjualan menjadi terhambat dan performa bisnis perusahaan menurun. Berbagai masalah yang dihadapi PT Robotaqua ditengarai karena ketidak siapan strategi bisnis yang rumuskan untuk menjalankan bisnis sejak awal. Penelitian ini ditujukan untuk membuat formulasi strategi yang dapat mengatasi permalahan yang sedang dihadapi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan alat analisis berupa matriks SWOT. Responden yang digunakan dalam penelitian meliputi jajaran direksi yang memiliki wewenang untuk menentukan arah kebijakan bisnis yang akan ditempuh perusahaan. Metode pengambilan data dilakukan melalui observasi, FGD, studi literatur. Hasil FGD menyepakati 3 (tiga) kriteria kunci yang dapat digunakan untuk menentukan prioritas strategi yakni 1) dapat mengatasi masalah perijinan, 2) dapat meningkatkan penjualan, dan 3) dapat menambah sumber revenue baru bagi perusahaan. Berdasarkan ketiga kriteria tersebut, prioritas strategi yang diperoleh adalah berdasarkan ketiga kriteria tersebut maka 5 (lima) strategi yang terpilih adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen persediaan, melakukan update perijinan secara berkala, meningkatkan insentif sales, mengembangkan pangsa pasar, dan meningkatkan layanan purna jual. Implikasi manajerial yang dilakukan perusahaan berdasarkan strategi tersebut adalah melakukan perbaikan manajemen persediaan, melakukan pemantauan kebijakan perijinan impor secara berkala dan meningkatkan program employee engagement untuk meningkatkan kinerja sales.id
dc.description.abstractAir pollution has become an environmental issue that is often found in big cities. Air pollution can occur both outdoors or indoors. To avoid the exposure of outdoor pollution, almost 90% of human activities is indoors. However, Chandra (1992) revealed that as many as 400 to 500 million people, especially in developing countries faced with the problem of indoor air pollution. To overcome this, PT Robotaqua comes with an air purifier. Since its establishment in 2013, the company has experienced good business growth. It can be seen from the increase in income from 2013 to 2016 which reached an average of 12% each year. However, at present, the company has faced problems in several aspects of the business which have caused sales to be hampered and declining the company's business performance. Various problems faced by PT Robotaqua were suspected because of the unpreparedness of the business strategy that had started to run the business from the begining. This research aim is to formulate the strategy that can overcome the problems at hand. The study used a descriptive method with an analysis tool in the form of a SWOT matrix. Respondents used in the study include the board of directors who have the authority to determine the direction of the business policy that the company will take. The method of the data collection is done through observation, Focus Group Discussion, and literature review. The results of the FGD agree on 3 (three) key criterias that can be used to determine the priority of the strategy, namely 1) can overcome the licensing problems, 2) can increase income, and 3) can add new revenue sources of the company. Based on the three criteria, 5 (five) selected strategies are to improve the efficiency and effectiveness of inventory management, periodically update licenses regulation, increase sales incentives, develop market share, and improve after-sales services. The managerial implications of the company based on this strategy are to improve inventory management, periodically monitor import licensing policies and improve employee engagement programs to improve sales performance.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFormulasi Strategi Bisnis PT Robotaqua Indonesiaid
dc.title.alternativeThe Formulation of Business Strategi at PT Robotaqua Indonesiaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordBusiness Strategyid
dc.subject.keywordRobotaquaid
dc.subject.keywordStrategy Formulation SWOTid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record