Show simple item record

dc.contributor.advisorKusnadi, Nunung
dc.contributor.authorSimanjuntak, Nidia Irananda
dc.date.accessioned2021-12-05T15:04:48Z
dc.date.available2021-12-05T15:04:48Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110090
dc.description.abstractIndonesia sampai saat ini masih menjadi pengimpor bawang putih terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penentu permintaan impor bawang putih Indonesia. Data yang digunakan adalah data deret waktu periode tahun 1996 hingga 2019. Permintaan impor bawang putih diduga dengan model double logaritma, dengan harga impor bawang putih, harga domestik bawang putih, produk domestik bruto, konsumsi bawang putih nasional, produksi bawang putih domestik dan nilai tukar rupiah atas US Dollar sebagai variabel penjelas. Impor bawang putih di Indonesia cenderung meningkat dengan rata-rata pertumbuhan 19.2 persen per tahun. Permintaan impor bawang putih Indonesia paling responsif terhadap perubahan konsumsi, kemudian disusul berikutnya terhadap perubahan harga impor. Permintaan impor bawang putih Indonesia tidak responsif terhadap perubahan harga domestik dan produksi domestik. Implikasinya adalah bahwa permintaan impor bawang putih akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan konsumsi. Impor bawang putih akan terus meningkat jika tidak ada peningkatan produksi secara signifikan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor Penentu Permintaan Impor Bawang Putih Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordGarlicid
dc.subject.keywordDouble log modelid
dc.subject.keywordImport demandid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record