Show simple item record

dc.contributor.advisorPermana, Idat Galih
dc.contributor.advisorDespal
dc.contributor.authorRahayu, Melia Dwi
dc.date.accessioned2021-11-08T04:52:50Z
dc.date.available2021-11-08T04:52:50Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109835
dc.description.abstractProtein is a component that determines milk production and quality. Leucaena in the dairy ration can be used as by-pass protein. This study aims to examine the effect of the ratio RDP/RUP and Leucaena in dairy cattle ration on its fermentability and digestability using in vitro method. The experiment was conducted using a factorial randomized block design with two factors and three replications, rumen sampling time as blocks. The first factor was RDP/RUP ratio (60:40. 55:45, 50:50, and 45:55), and the second was levels of Leucaena (10%, 20% and 30%). The VFA, NH3, pH, protozoa and bacterial populations, DMD and OMD parameters were measured. Data were analyzed using ANOVA and continued with Duncan test. The result showed that treatments did not affect pH, bacterial population and OMD. VFA was affected by the interaction of both factors. The NH3 were affected by both factors, but there was no interaction. The use of 20% Leucaena produced higher NH3 than other levels. ombination of RDP 60 with 20% and 30% Leucaena produced the highest VFA. Protozoa increased along with the increase of Leucaena. This study concluded that the combination of RDP 60 with 20% Leucaena resulted in the best fermentation activity and digestibility.id
dc.description.abstractProtein merupakan komponen yang menentukan produksi dan kualitas susu. Penggunaan lamtoro (Leucaena leucocephala) dalam ransum bermanfaat sebagai sumber protein by-pass. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh keseimbangan RDP/RUP dan lamtoro terhadap fermentabilitas dan kecernaan ransum sapi perah secara in vitro. Percobaan dilakukan dalam rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan dengan waktu pengambilan cairan rumen sebagai kelompok. Faktor pertama adalah imbangan RDP/RUP (60:40, 55:45. 50:50, dan 45:55) dan faktor kedua adalah level penggunaan lamtoro (10%, 20% dan 30%). Parameter yang diukur adalah total VFA, NH3, pH, KCBK, KCBO, populasi protozoa dan populasi bakteri. Analisis data menggunakan analisis of varians dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan tidak mempengaruhi pH, populasi bakteri dan KCBO. Konsentrasi VFA dipengaruhi interaksi kedua faktor tersebut, sedangkan konsentrasi NH3 dipengaruhi kedua faktor tersebut tetapi tidak ada interaksi. Penggunaan 20% lamtoro menghasilkan NH3 lebih tinggi dibandingkan kadar lainnya. Kombinasi RDP 60 dengan 20% dan 30% lamtoro menghasilkan konsentrasi VFA tertinggi. Peningkatan populasi protozoa yang dihasilkan seiring dengan peningkatan pengunaan lamtoro. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kombinasi RDP 60 dengan 20% lamtoro menghasilkan aktivitas fermentasi dan kecernaan terbaik.id
dc.description.sponsorshipDirektorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementrian Riset dan Teknologi/BRIN melalui skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi Tahun 2020id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Keseimbangan RDP/RUP dengan Lamtoro (Leucaena leucocephala) sebagai Sumber RUP dalam Ransum Sapi Perah secara in Vitroid
dc.title.alternativeEvaluation of RDP/RUP Balance with Leucaena (Leucaena leucocephala) as a RUP Source in Dairy Cow Rations: An In Vitro Studyid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordleucaenaid
dc.subject.keyworddigestabilityid
dc.subject.keywordrumen degradable proteinid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record