Analisis Spesialisasi Perdagangan dan Dampak Non-Tariff Measures (NTM) Terhadap Ekspor Jahe Indonesia ke Negara- Negara Tujuan Utama
| dc.contributor.advisor | Hastuti | |
| dc.contributor.author | Fajri, Rahma Aulia | |
| dc.date.accessioned | 2021-09-14T03:27:11Z | |
| dc.date.available | 2021-09-14T03:27:11Z | |
| dc.date.issued | 2021 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109217 | |
| dc.description.abstract | Jahe merupakan komoditas andalan ekspor biofarmaka Indonesia tetapi kinerja ekspor jahe Indonesia justru mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pada tahun 2019, Indonesia tercatat memiliki neraca perdagangan yang negatif dan menjadi negara pengimpor jahe. Penurunan ekspor jahe ini diduga disebabkan oleh ketidakmampuan produk untuk memenuhi persyaratan non-tariff measures (NTM) khususnya dalam bentuk sanitary and phytosanitary (SPS) dan technical barriers to trade (TBT) dari negara tujuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spesialisasi perdagangan jahe Indonesia dan menganalisis dampak NTM terhadap ekspor jahe Indonesia ke negara-negara tujuan utama. Hasil dari Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki spesialisasi perdagangan sebagai eksportir jahe. Sementara hasil dari analisis regresi data panel dengan model gravity menunjukkan bahwa SPS berpengaruh positif dan TBT berpengaruh negatif terhadap ekspor jahe Indonesia ke negara-negara tujuan utama. | id |
| dc.description.abstract | Ginger is the main commodity of Indonesian herb export. However, Indonesia’s ginger export performance has declined over the last few years. Even in 2019, Indonesia had a negative trade balance and became a ginger importer country. The derivation of ginger export is thought to be caused by product inability to fulfil non-tariff measures (NTM) requirements especially for sanitary and phytosanitary (SPS) and technical barriers to trade (TBT). Therefore, this study aims to analyze the trade specialization of Indonesian ginger and analyze the impact of NTM on Indonesian ginger export to the main destination countries. The result of Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) shows that Indonesia still have specialization in trading as a ginger exporter. Meanwhile the result of panel data regression analysis using gravity model shows that SPS has a positive effect and TBT has a negative effect on Indonesian ginger export to the main destination countries. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.title | Analisis Spesialisasi Perdagangan dan Dampak Non-Tariff Measures (NTM) Terhadap Ekspor Jahe Indonesia ke Negara- Negara Tujuan Utama | id |
| dc.title.alternative | Analysis of Trade Specialization and The Impact of Non-Tariff Measures (NTM) on Indonesian Ginger Export to the Main Export Destinations | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Gravity Model | id |
| dc.subject.keyword | ISP | id |
| dc.subject.keyword | SPS | id |
| dc.subject.keyword | TBT | id |

