Show simple item record

dc.contributor.advisorBeik, Irfan Syauqi
dc.contributor.authorRahma, Ina Nur
dc.date.accessioned2021-07-15T13:24:15Z
dc.date.available2021-07-15T13:24:15Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107480
dc.description.abstractThe existence of new mustahik due to the establishment of the community's economy due to the COVID-19 pandemic has disrupted their purchasing power, especially in meeting their food needs. The permitting of ZIS funds by the Indonesian Ulema Council, made BAZNAS through various programs also optimize the role of ZIS through the ZIS utilization program based on strengthening food security and people's purchasing power. However, the impacts of the program cannot be said to be fully optimal because there is still an inconsistency between material improvement and the mindset of mustahik to get out of poverty, as well as the limited area under the program. The aims of this study are (1) to determine the parameters of each internal and external factor using the IFE-EFE matrix, (2) to analyze the quadrant position of BAZNAS to determine alternative strategies using the SWOT matrix, and (3) to determine the priority of the main strategy to recommend using the Analytical Process method. Network (ANP). The results show that the main priority strategy is to build technology-based local institutions to support the activities of the fostered mustahik from upstream to downstream (G1) with the acquisition of a geometric mean value of 0.1460 and a rater agreement of W= 0.66.id
dc.description.abstractAdanya mustahik baru karena terdampaknya perekonomian masyarakat akibat pandemi covid-19 menyebabkan terganggunnya kemampuan daya beli mereka, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Diperbolehkannya dana ZIS oleh Majelis Ulama Indonesia, membuat BAZNAS melalui berbagai lembaga program juga mengoptimalkan peran ZIS melalui program pendayagunaan ZIS berbasis penguatan ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. Namun, dampak program belum sepenuhnya dapat dikatakan optimal karena masih adanya ketidakselarasan antara peningkatan materi dengan pola pikir mustahik untuk keluar dari kemiskinan, serta masih terbatasnya wilayah binaan program. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi parameter dari setiap faktor internal dan eksternal menggunakan IFE-EFE matriks, (2) Menganalisis kuadran posisi BAZNAS untuk menentukan alternatif strategi menggunakan SWOT Matriks, dan (3) Menentukan prioritas utama strategi alternatif untuk rekomendasikan dengan metode Analytical Network Process (ANP). Hasil penelitian menunjukkan strategi prioritas utama adalah dengan membangun kelembagaan lokal berbasis teknologi untuk menunjang aktivitas mustahik binaan dari hulu ke hilir (G1) dengan perolehan nilai geometric mean sebesar 0,1460 dan nilai kesepakatan (rater agreement) sebesar W= 0,66.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Optimalisasi Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah dalam Program Ketahanan Pangan Dimasa Covid-19 di Indonesia (Studi kasus: Badan Amil Zakat Nasional)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAnalytical Network Process (ANP)id
dc.subject.keywordCovid-19id
dc.subject.keywordStrategy recommendationsid
dc.subject.keywordSWOTid
dc.subject.keywordUtilization of ZISid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record