View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Deskripsi Karakter Morfologi Nyamuk Puru Pandan Trishormornyia pandani Felt (Diptera: Cecidomyiidae) di Gunung Gede dan Gunung Salak

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.796Mb)
      Fulltext (2.621Mb)
      Lampiran (1.516Mb)
      Date
      2020-01
      Author
      Kusumawardany, Natassa
      Hidayat, Purnama
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Trishormornyia pandani (Diptera: Cecidomyiidae) merupakan penyebab puru pada spesies Pandanus furcatus. Pertama kali dilaporkan oleh Felt di Cibodas pada tahun 1921. Sejak publikasi hingga saat ini belum ada pembaruan informasi tentang nyamuk puru pandan. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi terbaru mengenai deskripsi karakter morfologi nyamuk puru pandan dan melengkapi informasi yang terbatas. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi yaitu Gunung Gede dan Gunung Salak. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pemeliharaan puru, pengamatan karakteristik morfologi imago, pupa dan larva, serta identifikasi parasitoid dilakukan di laboratorium Biosistematika Serangga. Pengamatan gejala Puru pandan dilakukan untuk menghitung tingkat intensitas serangan T.pandani di Gunung Gede dan Gunung Salak. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa imago betina dan jantan dapat dibedakan berdasarkan warna tubuh, ukuran tubuh, ukuran antena, ukuran kapsul kepala, perbedaan frons, ukuran sayap, ada tidak nya claws pada tungkai, perbedaan bentuk abdomen dan genitalia. Pada bagian sayap T.pandani ditemukan sepasang halter, yang tidak ditemukan pada penelitian sebelumnya. Bagian tungkai imago betina ditemukan claws. Berdasarkan ukuran tubuh, terminalia, bakal antena, bakal sayap, dan bakal tungkai pupa dapat dibedakan antara pupa jantan dan pupa betina. Ukuran panjang tubuh pupa dan imago jantan lebih pendek daripada pupa dan imago betina. Larva T.pandani memiliki instar awal dan instar akhir yang dapat dibedakan berdasarkan warna tubuh dan ada tidaknya kerutan pada bagian abdomen. Tingkat intensitas gejala Puru pandan yang ditemukan di Gunung Gede dan Gunung Salak berkisar antara 52-71%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105505
      Collections
      • UT - Aquaculture [2189]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository