Show simple item record

dc.contributor.advisorFariyanti, Anna
dc.contributor.authorNurhasanah, Wiwin
dc.date.accessioned2020-12-28T05:42:05Z
dc.date.available2020-12-28T05:42:05Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105058
dc.description.abstractJawa Tengah merupakan sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Produksi bawang merah yang fluktuatif dan produktivitas bawang merah yang semakin menurun mengindikasikan adanya risiko produksi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor produksi yang mempengaruhi risiko produksi bawang merah dan faktor-faktor yang dapat meningkatkan dan mengurangi risiko produksi bawang merah. Analisis data menggunakan Just and Pope. Hasil penelitian menunjukkan semua faktor secara nyata memengaruhi produktivitas bawang merah di Jawa Tengah. Faktor yang secara nyata meningkatkan produktivitas bawang merah yaitu bibit, pupuk kandang, pupuk kimia, pestisida padat, tenaga kerja dan musim tanam. Pestisida cair secara nyata menurunkan produktivitas bawang merah. Semua faktor produksi secara nyata memengaruhi risiko produksi bawang merah di Jawa Tengah. Penggunaan pestisida cair, penggunaan tenaga kerja dan dummy musim tanam diduga sebagai faktor yang dapat meningkatkan risiko produksi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.titleFaktor-Faktor yang Memengaruhi Risiko Produksi Bawang Merah di Jawa Tengah.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfluktusasiid
dc.subject.keywordJust and Popeid
dc.subject.keywordproduktivitasid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record