Show simple item record

dc.contributor.advisorAsmarantaka, Ratna Winandi
dc.contributor.authorMeilia, Inne Firda
dc.date.accessioned2020-12-24T00:33:28Z
dc.date.available2020-12-24T00:33:28Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104497
dc.description.abstractProduksi biji kakao di Indonesia yang tinggi tidak disertai pengolahan melainkan dijadikan sebagai ekspor. Mulai tahun 2010 volume ekspor biji kakao Indonesia mengalami penurunan. Penurunan ini diduga disebabkan berkembangnya industri pengolahan kakao. Permintaan biji kakao oleh industri pengolahan merupakan permintaan turunan. Konsumsi biji kakao sebagai bentuk permintaan biji kakao dari industri pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsumsi biji kakao dan menganalisis faktor yang memengaruhi permintaan kakao di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder 2004 hingga 2018. Data diolah menggunakan software Microsoft excel dan E-Views 9 dengan metode analisis Ordinary Least Square. Hasil menunjukkan bahwa produksi dan konsumsi biji kakao Indonesia berfluktuasi sedangkan ekspor mengalami penurunan. Turunnya ekspor biji kakao di Indonesia disebabkan oleh adanya penerapan kebijakan bea keluar untuk biji kakao sehingga meningkatkan konsumsi biji kakao domestik untuk industri pengolahan. Permintaan biji kakao oleh lemak kakao dan bubuk kakao signifikan dipengaruhi oleh jumlah perusahaan pengolahan kakao.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.titleAnalisis Perkembangan Kakao dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan Biji Kakao di Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbiji kakaoid
dc.subject.keywordindustri pengolahan kakaoid
dc.subject.keywordpermintaan turunanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record