View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Pola Pewarisan Tutupan Warna Merah Hasil Persilangan Terarah pada Ikan Hias Neon Tetra (Paracheirodon innesi).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.55Mb)
      Date
      2020
      Author
      Kusumah, Ruby Vidia
      Soelistyowati, Dinar Tri
      Alimuddin
      Fahmi, Melta Rini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengembangan strain dalam bisnis ikan hias penting dilakukan untuk memperkaya ragam, meningkatkan kualitas dan daya tarik. Tutupan warna merah (TWM) merupakan karakter komersial yang telah banyak dikembangkan pada ikan hias. Pada ikan neon tetra, status dan pola pewarisan karakter TWM untuk pengembangan strain belum dilaporkan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik TWM ikan neon tetra hasil budidaya dan pola pewarisannya melalui persilangan terarah. Sebanyak 900 ekor ikan uji dengan rata-rata ukuran 2.29±0.16 cm panjang standar (PS) dikoleksi dari tiga lokasi farm di Kelurahan Bojongsari, Curug, dan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Ikan uji diaklimatisasi di farm budidaya yang berlokasi di Sentra Budidaya Ikan Hias Neon Tetra, Kelurahan Curug, selama dua minggu dengan kondisi fotoperiode 12 jam terang : 12 jam gelap dan intensitas cahaya 70-246 lux. Karakterisasi TWM dilakukan dengan teknik analisis gambar digital meliputi persentase panjang TWM (%PTWM), lebar TWM (%LbTWM), dan luas TWM (%LsTWM). Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik TWM ikan neon tetra jantan dipengaruhi oleh ukuran dan lokasi (p<0.05) dengan koefisien keragaman (KK) berkisar 1.89%-11.41%, sedangkan pada ikan betina tidak berbeda nyata. Karakter %PTWM ikan jantan lebih tinggi dari pada ikan betina (p<0.05) serta berkorelasi dengan PS (p<0.1). Ikan neon tetra asal Curug dan Pondok Petir memiliki kemiripan karakteristik TWM lebih tinggi dibandingkan dengan ikan asal Bojongsari yang memiliki %PTWM paling tinggi. Selanjutnya untuk persilangan terarah dilakukan seleksi ikan jantan yang telah matang gonad dan siap dipijahkan berukuran ML-XL (2.1–2.8 cm PS) asal Bojongsari berdasarkan tiga kategori %PTWM pada kurva sebaran normal populasi yaitu kategori tinggi, rendah, dan rerata sebesar rerata±70%SD pada batas atas (Pmaks), batas bawah (Pmin), dan kategori rerata populasi (Ppop). Setiap kategori jantan terdiri dari sepuluh ekor ikan dan dikawinkan dengan betina yang dipilih secara acak dan dilakukan empat kali ulangan pemijahan (empat famili). Pemijahan dilakukan secara alami, berpasangan (1:1), tanpa aerasi di dalam akuarium berukuran 20 cm x 10 cm x 10 cm dengan ketinggian air sekitar 4 cm. Parameter yang diamati yaitu % keberhasilan memijah, fekunditas, jumlah telur yang terbuahi (DPb) dan jumlah telur yang menetas menjadi larva (DPt). Larva yang menetas dipelihara selama 90 hari secara massal per famili dalam baskom plastik bervolume 18 liter, ketinggian air 15 cm, tanpa aerasi, dan diberikan daun ketapang sebanyak satu lembar. Parameter kualitas larva yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup larva sampai umur empat hari setelah menetas (hsm) (TKH 0-4 hsm) dan survival activity index (SAI 0-13 hsm). Pada umur 30 hsm ikan dipindahkan ke dalam kotak kontainer plastik 48.5 cm x 31 cm x 27.5 cm dan setelah berumur 88-90 hsm (ukuran ML) ikan diadaptasikan di dalam akuarium 100 cm x 50 cm x 30 cm untuk pengamatan karakter tutupan warna merah. Pola iii pewarisan TWM dianalisis berdasarkan segregasi %PTWM progeni. Hasil analisis menunjukkan bahwa persilangan dengan ikan jantan berbeda kategori %PTWM menghasilkan performa reproduksi, kualitas larva dan %PTWM progeni yang tidak berbeda nyata. Segregasi fenotipe pada persilangan dengan jantan Pmin menghasilkan proporsi %PTWM kategori rendah yang tertinggi dan %PTWM kategori tinggi yang terendah. Segregasi %PTWM kategori tinggi pada persilangan dengan jantan Ppop lebih tinggi dibandingkan dengan Pmaks. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa pola pewarisan %PTWM pada ikan neon tetra menunjukkan bersifat aditif tanpa dominansi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104064
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository