| dc.description.abstract | Ekonomi Islam mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi dinilai juga oleh nilai-nilai keadilan didalam kegiatan perekonomian. Salah satu aspek penting dalam keadilan bertransaksi adalah masalah timbangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan timbangan pedagang di pasar tradisionil Purwokerto, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pedagang dalam menjaga keakuratan timbangan, dan untuk menjelaskan persepsi pedagang terhadap pengawasan pasar metrologi legal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, gap analysis, dan regresi logistik. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa hanya 9% pedagang yang timbangannya akurat. Sementara itu menurut hasil gap analysis hanya aspek kewajiban tera ulang setiap tahun yang dinilai sudah baik dan memuaskan. Faktor-faktor seperti religiusitas, tingkat pendapatan, pengaruh lingkungan sosial, dan pelaksanaan tera ulang berpengaruh terhadap keakuratan timbangan pedagang. Kebijakan dan kinerja dari pemerintah diperlukan untuk memperbaiki sistem pengawasan metrologi legal dan menjaga keadilan dalam kegiatan jual beli baik bagi penjual maupun pembeli. | id |