Show simple item record

dc.contributor.advisorSunarti, Euis
dc.contributor.advisorMuflikhati, Istiqlaliyah
dc.contributor.authorVilla, Zifora Mujahidah
dc.date.accessioned2020-08-03T00:37:56Z
dc.date.available2020-08-03T00:37:56Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103424
dc.description.abstractMasa kanak-kanak merupakan satu tahapan perkembangan manusia yang akan menjadi pondasi kualitas seorang individu. Remaja adalah fase terakhir anak-anak sebelum memasuki gerbang kedewasaan. Sebagai generasi penerus bangsa, kualitas dan kesejahteraan remaja menjadi suatu hal penting yang harus dimiliki. Kesejahteraan remaja diharapkan mampu menghasilkan generasigenerasi yang akan menjadikan Indonesia maju di kemudian hari. Keluarga menjadi kunci penting dalam pemenuhan kesejahteraan remaja. Mencapai kesejahteraan remaja, keluarga dapat melakukan dengan memiliki nilai anak serta memiliki perilaku investasi kepada anak yang baik. Perilaku investasi pada anak mampu menjadi jembatan bagi remaja untuk melanjutkan generasi dan hidup sejahtera. Perilaku investasi dipengaruhi oleh kepemilikan persepsi nilai anak yang baik. Orangtua dengan kepemilikan nilai anak yang baik akan memiliki perilaku investasi yang baik pula, sehingga dengan perilaku investasi yang baik diharapkan semakin mudah tercapainya kesejahteraan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan, hubungan dan pengaruh nilai anak dan perilaku investasi terhadap kesejahteraan remaja laki-laki dan perempuan di rusunawa jatinegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Rusunawa Jatinegara Barat, Jakarta. Waktu pengambilan data dimulai sejak Maret hingga April 2019. Contoh dalam penelitian ini adalah 60 keluarga yang memiliki anak remaja laki-laki dan 59 anak remaja perempuan berusia 13-18 tahun yang tinggal di rusunawa Jatinegara dan bersedia terlibat dalam penelitian. Responden dipilih menggunakan metode probability sampling dengan teknik disproportional stratified random sampling. Data primer dikumpulkan melalui tekhnik wawancara dengan alat bantu kuesioner yang dijawab oleh ibu dan remaja. Kuesioner nilai anak dan perilaku investasi anak dijawab oleh ibu. Kuesioner kesejahteraan objektif dan subjektif dijawab oleh remaja. Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji beda t-test, uji korelasi pearson, dan uji pengaruh menggunakan Structural Equation Modeeling (SEM). Orangtua pada penelitian ini memiliki usia termasuk dalam kategori dewasa madya yaitu dalam rentang umur ayah 41 tahun hingga 61 tahun. Rata-rata ibu berusia 43 tahun dan ayah berusia 48 tahun. Rata-rata ayah telah menamatkan jenjang pendidikan menengah sedangkan ibu rata-rata telah menamatkan sekolah dasar. Remaja pada penelitian ini berjumlah 60 remaja laki-laki dan 59 remaja perempuan dengan rentang usia rata-rata 16 tahun. Keluarga memilki perilaku investasi dalam kategori rendah, sedangkan nilai anak dan kesejahteraan anak dalam kategori sedang. Hasil uji beda menunjukan tidak terdapat perbedaan dalam nilai anak, perilaku investasi anak dan kesejahteraan remaja pada remaja laki-laki dan peremuan. Nilai anak memiliki hubungan postif dengan perilaku investasi anak. Secara khusus hubungan positif signifikan terlihat pada nilai anak psikologi dengan investasi materi dan non materi. Hubungan lainnya ditemukan pada perilaku investasi anak dengan kesejahteraan subjektif remaja. Kesejahteraan subjektif yang dimiliki remaja memiliki hubungan dengan bagaimana ibu berperilaku investasi untuk remaja tersebut. Semakin tinggi investasi yang dilakukan ibu, maka akan semakin tinggi kesejahteraan subjektif yang akan dirasakan oleh remaja tersebut. Perilaku investasi anak berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan anak. Semakin besar perilaku investasi yang dimiliki orangtua semakin tinggi pula kesejahteraan remaja tersebut. Sebaliknya, semakin rendah perilaku investasi akan semakin rendah pula kesejahteraan remaja. Pengaruh tidak langsung ditemukan pada nilai anak terhadap kesejahteraan remaja. Nilai anak berpengaruh pada kesejahteraan remaja melalui investasi anak. Maka semakin tinggi nilai anak yang diberikan orangtua akan semakin tinggi pola perilaki investasi yang dilakukan untuk anak. Investasi anak menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kesejahteraan remaja. Semakin tinggi orangtua melakukan investasi terhadap anak, akan menaikkan kesejahteraan remaja. Berdasarkan penelitian, orangtua masih terkategori rendah dalam berinvestasi, maka orangtua perlu meningkatkan investasi pada anak. Investasi bidang pendidikan non formal harus ditingkatkan. Orangtua dapat meningkatkan dengan memberikan pembelajaran ketrampilan hidup pada anak. Lembaga masyarakat diharapkan mampu membantu dengan mengadakan kegiatan-kegiatan pemberdayaan remaja dalam bidang ketrampilan non formal. Saran untuk pemerintah untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program yang mampu menyadarkan masyarakat untuk berinvestasi terhadap anak lebih banyak. Program-program tersebut dapat membantu keluarga dalam melakukan investasi dan pemenuhan kesejahteraan anak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFamilyid
dc.subject.ddcHuman Developmentid
dc.titlePengaruh Nilai Anak dan Investasi Anak terhadap Kesejahteraan Anak Laki-laki dan Perempuan di Rusunawa Jatinegaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkesejahteraan objektif remajaid
dc.subject.keywordkesejahteraan subjektif remajaid
dc.subject.keywordnilai anakid
dc.subject.keywordperilaku investasi anakid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record