Show simple item record

dc.contributor.advisorHambali, Erliza
dc.contributor.advisorSuprihatin
dc.contributor.authorNasution, Rahmat Wahyudi
dc.date.accessioned2020-06-02T02:58:10Z
dc.date.available2020-06-02T02:58:10Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102989
dc.description.abstractPalm Oil Mill Effluent (POME) biasanya diolah secara biologis di kolam penampungan limbah pabrik untuk menunggu waktu pembuangan ke kolam pengolahan berikutnya sedangkan limbah tersebut akan menghasilkan gas metan (CH4) yang dapat menyebabkan pemanasan global. Namun, beberapa perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit telah menggunakannya sebagai pembangkit listrik dengan memanfaatkan gas CH4 yang dikeluarkan oleh POME yang biasa disebut biogas. POME yang telah digunakan sebagai sumber biogas masih mengandung nutrien yang bisa dipergunakan untuk pertumbuhan mikroalga. Mikroalga saat ini merupakan salah satu alternatif energi terbarukan yang mempunyai potensi yang cukup besar. Mikroalga daat digunakan sebagai salah satu alternatif energi terbarukan karena beberapa jenis mengandung lipid yang cukup banyak yaitu 2-8% (berat kering) yang bisa dijadikan biodiesel. Salah satunya adalah jenis Botryococcus braunii yang bisa diekstrak dengan metode cell disruption yaitu dengan menurunkan tekanan osmotic sel mikroalga menggunakan bahan kimia yang disebut osmotic agent. Osmotic agent yang digunakan pada penelitian ini adalah HCl dan CH3COONa dengan konsentrasi 0.1, 0.3, 0.5 M yang seterusnya dilakukan esterifikasi untuk mengubah lipid menjadi metil ester. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium SBRC IPB dengan kultivasi Botryococcus braunii menggunakan nutrien POME dengan nutrien standar sebagai kontrol dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan Botryococcus braunii dengan nutrien POME lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol yaitu 2.7x106 sel/ml. Ekstraksi lipid menggunakan metode osmotic shock dengan HCl dan CH3COONa sebagai osmotik agent dalam konsentrasi 0.1, 0.3, 0.5 M didapatkan hasil tertinggi 0.108 gram pada osmotik agent CH3COONa 0.3 M.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgroindustrial Technologyid
dc.subject.ddcBiogas Powerid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) dari Pembangkit Listrik Biogas untuk Pertumbuhan Mikroalga Sebagai Bahan Baku Biodieselid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordPOMEid
dc.subject.keywordekstraksi lipidid
dc.subject.keywordkultivasi mikroalgaid
dc.subject.keywordosmotic shockid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record