| dc.description.abstract | Pemanfaatan perairan laut sebagai lokasi budidaya udang perlu
dikembangkan karena mampu menghasilkan kualitas udang yang lebih baik dari
tambak. Untuk meningkatkan laju pertumbuhan udang, perifiton dan plankton
berpotensi untuk ditingkatkan kelimpahannya dengan menyediakan substrat di
keramba jaring apung laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substrat
penumbuh perifiton terhadap kinerja produksi budidaya udang vaname di keramba
jaring apung laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga
perlakuan jenis bahan, yakni bambu, daun kelapa dan ijuk yang setiap perlakuan
diulang tiga kali. Setiap keramba dilengkapi dengan empat unit substrat yang
diletakkan di setiap sudut. Udang vaname berbobot awal 0,6±0,12 g dan panjang
rata-rata 4,2±1,33 cm dipelihara selama 42 hari pada padat tebar 450 ekor m-2, dan
diberi pakan komersil 5 kali sehari sebanyak 10–15% dari biomassa udang. Bahan
substrat yang diujikan menghasilkan kinerja produksi yang berbeda. Substrat yang
terbuat dari bambu menghasilkan kinerja produksi udang vaname terbaik dengan
tingkat kelangsungan hidup 54,67%, laju pertumbuhan bobot spesifik 4,94±0,17 %
hari-1, laju pertumbuhan bobot mutlak 0,10±0,01 g hari-1, dan rasio konversi pakan
1,47±0,83 kg. | id |