Show simple item record

dc.contributor.advisorDesrial
dc.contributor.authorWidarta, Ega Taru Zanuarsa
dc.date.accessioned2020-01-24T07:51:00Z
dc.date.available2020-01-24T07:51:00Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101325
dc.description.abstractTrek segitiga adalah roda penggerak berupa roda rantai panjang dan lebar yang kedua ujungnya saling terhubung dan digerakkan oleh roda gigi di dalamnya. Umumnya trek segitiga berbentuk memanjang atau disebut dengan crawler. Rancangan trek segitiga pada roda belakang kendaraan roda tiga (Viar Karya 300) bertujuan untuk menambah tenaga traksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan melakukan uji kinerja trek segitiga sebagai roda penggerak pada kendaraan roda tiga. Rancangan trek segitiga yang dibuat memiliki komponen fungsional yakni rangka, sproket dan rantai, roller, idler, sepatu trek, dan flens. Hasil analisis struktural memiliki nilai yang baik hal ini dapat dilihat dari simulasi stress dan displacement masing-masing komponen yang diarancang memiliki nilai dibawah batas aman menggunakan Software Solidworks 2016. Roda trek dirancang agar mudah dibongkar pasang dengan roda ban. Pemasangan roda trek menyebabkan dimensi kendaraan sedikit berubah terutama pada bagian belakang ground clearance kendaraan bertambah dari 270 mm menjadi 320 mm. Uji fungsional roda trek dapat berjalan dengan baik di berbagai jenis medan hal ini sesuai spesifikasi roda trek yang dirancang dapat beroperasi disegala jenis medan. Perancangan dudukan dan pengganitan snapring dan boss dapat menambah keseimbangan roda trek saat berjalan sehingga masalah di lapang seperti roda terbalik, poros sambungan flens lepas, maupun perubahan titik center idler dapat diatasi. Data kinerja kecepatan menunjukkan 6.073 m/s pada medan tanah dengan tingkat gigi transmisi 2 sehingga dapat disimpulkan kriteria desain dapat tercapai. Selain itu pada uji radius belok kendaraan setelah dipasang roda trek dapat beroperasi dengan baik namun dengan nilai yang sedikit lebih besar yaitu radius belok kanan 4.49 m, roda dalam 3.06 m, dan roda depan 4.62 m dan radius belok kiri 4.7 m, roda dalam 3.215 m, dan roda depan 4..85 m. Pengujian pada tanjakan menunjukkan bahwa pemasangan roda trek menyebabkan kemiringan kendaraan berubah dari 6.42 menjadi 7.57. Hal ini menyebabkan kerangka kendaraan roda tiga tidak menabrak tanjakan yang dilewati sehingga kendaraan dengan mudah melaju. Selain itu roda trek yang memiliki luas penampang yang lebih besar dari pada roda ban, menyebabkan tenaga dorong yang dihasilkan lebih besar dan slip dapat dihindari.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMechanical Engineeringid
dc.subject.ddcDrive Wheelsid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleRancang Bangun dan Uji Kinerja Sistem Trek Segitiga untuk Kendaraan Roda Tigaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordtrek segitigaid
dc.subject.keywordkendaraan roda tigaid
dc.subject.keywordsolidworksid
dc.subject.keyworduji kinerjaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record