Show simple item record

dc.contributor.advisorYusfiandayani, Roza
dc.contributor.advisorBaskoro, Mulyono S
dc.contributor.authorYosia, Richardo Partogi
dc.date.accessioned2019-12-20T07:40:30Z
dc.date.available2019-12-20T07:40:30Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100352
dc.description.abstractBerdasarkan implementasi yang telah dilakukan, rumpon portable yang pernah dikembangkan sebelumnya memiliki kekurangan secara teknis berupa kebocoran konstruksi, stabilitas operasi, penggunaan atraktor, dan keringkasan konstruksi sehingga menghambat aktivitas pengoperasiannya sehingga ujicoba modifikasi diperlukan untuk menanggulanginya. Penelitian dilakukan dengan tujuan melakukan perhitungan gaya apung dan tenggelam per komponen, menentukan komposisi hasil tangkapan berdasarkan waktu operasi, dan menentukan kelayakan hasil tangkapan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rumpon portable memiliki gaya apung total sebesar 20554,69 N dan gaya tenggelam total sebesar 5044,69 N serta nilai ekstra buoyancy sebesar 75%. Hasil tangkapan yang didapatkan terdiri dari 7 spesies ikan yakni; ikan layang (Decapterus sp), ikan layur (Trichiurus sp), ikan tembang (Sardinella sp), ikan tongkol lisong (Auxis rochei), ikan eteman (Mene maculata), ikan kakap merah (Lutjanus sp), dan ikan kakap putih (Lates calcarifer) dengan jumlah 1052 ikan selama 16 hari operasi penangkapan. Nilai uji Mann-Whitney pada waktu operasi 07.00-10.00 dan 11.00- 14.00 adalah 0,299 > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan signifikan di antara 2 waktu operasi. Nilai uji Mann-Whitney pada waktu operasi 11.00-14.00 dan 15.00-18.00 adalah 0,002 < 0,05 sehingga ada perbedaan signifikan di antara kedua waktu operasi. Nilai uji Mann-Whitney pada waktu operasi 07.000-10.00 dan 15.00-18.00 adalah 0,004 < 0,05 sehingga ada perbedaan signifikan antara kedua waktu operasi. Presentase ikan yang layak tangkap dari keseluruhan hasil tangkapan adalah sebesar 64% dan ikan yang tidak layak tangkap adalah sebesar 36%. Jumlah ikan yang layak tangkap adalah sebanyak 670 ekor sementara yang tidak layak tangkap adalah sebanyak 382 ekor.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFisheries resourcesid
dc.subject.ddcFishing gearid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcPelabuhan Ratu-Jawa Baratid
dc.titleUji Coba Rumpon Portable Modifikasi di Palabuhanratu, Jawa Barat.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordatraktorid
dc.subject.keywordmodifikasiid
dc.subject.keywordPalabuhanratuid
dc.subject.keywordpancing ulurid
dc.subject.keywordrumponid
dc.subject.keywordrumpon portableid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record