Show simple item record

dc.contributor.advisorSugiarto, Yon
dc.contributor.authorSitepu, Lucky Hageyna
dc.date.accessioned2019-11-18T02:29:23Z
dc.date.available2019-11-18T02:29:23Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/99931
dc.description.abstractIndonesia sebagai negara tropis rentan terhadap dampak dan kejadian ekstrem. Salah satu parameter iklim yang paling berpengaruh yaitu curah hujan. Curah hujan ekstrem dianggap penting untuk dikaji karena memiliki sifat yang variatif baik secara spasial maupun temporal. Dampak yang sering ditimbulkan oleh curah hujan ekstrem yaitu banjir. Faktor-faktor yang menyebabkan banjir selain curah hujan, yaitu penutupan lahan dan topografi. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan indeks risiko banjir yang dihasilkan dari penggunaan data curah hujan ekstrem harian dan tanpa menggunakan data curah hujan ekstrem harian. Indeks risiko banjir dihasilkan dari overlay parameter Topographic Wetness Index (TWI), penutupan lahan, dan curah hujan ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks banjir yang dihasilkan dari penggunaan data curah hujan ekstrem harian yaitu 1.8 – 4.8. sedangkan, indeks risiko banjir yang dihasilkan tanpa menggunakan data curah hujan ekstrem harian yaitu 1.8 – 4.7. Indeks risiko banjir menggunakan data curah hujan ekstrem harian lebih menjelaskan secara spesifik daerah – daerah yang berpotensi terjadinya banjir.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcGeophysicsid
dc.subject.ddcRainfaalid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePemanfaatan Data Curah Hujan Ekstrem Harian dalam Penilaian Risiko Banjirid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcurah hujan harianid
dc.subject.keywordindeks banjirid
dc.subject.keywordGSMaPid
dc.subject.keywordTWIid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record