Show simple item record

dc.contributor.advisorSoviana, Susi
dc.contributor.advisorManalu, Wasmen
dc.contributor.authorAndrea, Risky
dc.date.accessioned2019-10-17T02:52:10Z
dc.date.available2019-10-17T02:52:10Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98963
dc.description.abstractPengobatan ektoparasit maupun endoparasit sangat beragam, baik ragam dalam jenis obat maupun aplikasi pemberiannya. Penelitian telah menemukan entitas baru antiparasit peroral yang merupakan kombinasi afoxolaner yang efektif pada caplak dan pinjal, dan milbemycin oxime yang efektif pada nematoda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sediaan kombinasi afoxolaner dan milbemycin oxime pada profil eritrosit anjing yang diberi 3 kali dosis anjuran. Sebanyak 3 ekor anjing beagle diberikan perlakuan berupa pemberian kombinasi antiparasit afoxolaner dan milbemycin oxime tiga kali dosis anjuran. Sampel berupa darah diuji menggunakan haematology analyzer. Hasil penelitian menunjukkan secara umum gambaran eritrosit tidak mengalami perubahan yang signifikan setelah pemberian sediaan kombinasi afoxolaner dan milbemycin oxime 3 kali dosis. Analisis darah secara statistik tidak menunjukkan adanya perbedaan nyata pada jumlah jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, nilai hematokrit dan juga nilai indeks eritrosit. Hal ini menunjukan bahwa, pemberian obat kombinasi afoxolaner dan milbemycin oxime hingga 3 kali anjuran tidak memengaruhi eritrosit.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPharmachologyid
dc.subject.ddcAntiparasiticid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleProfil Eritrosit Anjing Beagle yang Diberikan Obat Antiparasit Kombinasi Afoxolaner dan Milbemycin Oxime 3 Kali Dosis Anjuranid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordafoxolanerid
dc.subject.keywordmilbemycin oximeid
dc.subject.keywordanjingid
dc.subject.keyworderitrositid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record