Show simple item record

dc.contributor.advisorSudanika, Etih
dc.contributor.advisorNoviana, Deni
dc.contributor.authorOdi, Parayoga
dc.date.accessioned2019-10-17T02:48:17Z
dc.date.available2019-10-17T02:48:17Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98955
dc.description.abstractRabies adalah zoonosis yang menyerang susunan saraf mamalia. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi pola temporal dan spasial dari data laporan Integrated-Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) dan data konfirmasi dinas daerah terkait kejadian kasus rabies di Indonesia tahun 2017- 2018. Metode yang digunakan adalah Analisa data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan aplikasi Microsoft office Excel 2016 dan Arc-Geographic Information System 10.3 by Esri Inc. Di Indonesia sampai 2018 jumlah wilayah yang dinyatakan bebas rabies berjumlah 9 provinsi dan 5 pulau. Kejadian kasus rabies paling tinggi tahun 2017 terjadi pada bulan Januari, sedangkan pada tahun 2018 pada bulan Agustus. Diketahui bahwa banyak provinsi-provinsi di Indonesia yang mengalami kasus rabies baru dari tahun 2017-2018 yang disebabkan karena status vaksinasi suatu wilayah. Wilayah Kejadian kasus rabies paling tinggi tahun 2017 dan 2018 terjadi pada Kabupaten Tana Toraja. Peningkatan vaksinasi rabies pada anjing harus ditingkatkan untuk mengatasi kasus rabies yang tinggi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal Diseasesid
dc.subject.ddcRabiesid
dc.subject.ddcRabiesid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcIndonesiaid
dc.titlePola Temporal dan Spasial Rabies di Indonesia Tahun 2017- 2018id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordRabiesid
dc.subject.keywordpola temporal dan spasialid
dc.subject.keywordiSIKHNASid
dc.subject.keywordvaksinasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record