View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Profil Antioksidan Superoksida Dismutase pada Jaringan Pankreas Tikus Model Diabetes yang diberi Tepung Tempe

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.40Mb)
      Date
      2019
      Author
      Kamalia, Nadia Alfa
      Kamalia, Nadia Alfa
      Santoso, Koekoeh
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Diabetes melitus (DM) adalah salah satu penyakit degeneratif yang ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus merupakan salah satu kondisi stres oksidatif. Stres oksidatif adalah ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dengan antioksidan di dalam tubuh sehingga akan memicu kondisi patologis. Antioksidan eksogen dibutuhkan untuk membantu kinerja antioksidan endogen dalam memerangi radikal bebas, termasuk superoksida dismutase (SOD). Tepung tempe kedelai dan tepung tempe kecambah kedelai merupakan sumber antioksidan yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil imunohistokimia antioksidan SOD pada jaringan pankreas tikus diabetes yang diberi ransum protein dari tepung tempe kedelai dan tepung tempe kecambah kedelai. Penelitian ini menggunakan 12 ekor tikus jantan galur Sprague dawley yang dibagi dalam empat kelompok: (i) Tikus non diabetes (KN), (ii) Tikus diabetes (KP), (iii) Tikus diabetes yang diberi perlakuan protein tepung tempe kedelai 10% (TK), dan (iv) Tikus diabetes yang diberi protein tepung tempe kecambah kedelai 10% (TKK). Kondisi diabetes didapat melalui injeksi aloksan dengan dosis 110 mg/kgBB secara intraperitoneal. Tikus diberi perlakuan selama 28 hari. Jaringan pankreas diproses dengan metode standar embedding parafin. Preparat jaringan pankreas diwarnai dengan teknik imunohistokimia untuk mendeteksi kandungan antioksidan Cu,Zn- SOD. Pemberian ransum protein dari tepung tempe kedelai (TK) dan tepung tempe kecambah kedelai (TKK) dapat meningkatkan kandungan antioksidan Cu,Zn-SOD pada jaringan pankreas tikus diabetes. Perlakuan protein tepung tempe kecambah kedelai (TKK) memberikan hasil yang lebih baik (P<0,01) dibandingkan perlakuan protein dari tepung tempe kedelai (TK) dalam meningkatkan kandungan antioksidan Cu,Zn-SOD pada jaringan pankreas tikus diabetes.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98907
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository