Show simple item record

dc.contributor.authorMalta
dc.date.accessioned2010-04-30T06:23:47Z
dc.date.available2010-04-30T06:23:47Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9879
dc.description.abstractPembangunan pertanian merupakan rangkaian upaya untuk meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, memantapkan ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Melalui peningkatan produksi hasil pertanian dapat diupayakan peningkatan pendapatan petani. Salah satu upaya untuk memacu produksi hasil pertanian adalah dengan program ekstensifikasi lahan gambut. Potensi gambut Indonesia mempunyai luasan sekitar 20 juta ha. Luas lahan gambut di Provinsi Kalimantan Barat mencapai 1.993.519 ha dan diperkirakan sekitar 15 persen (299.028 hektar) dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Lahan gambut sudah sejak lama dijadikan sebagai lahan usahatani, terutama untuk komoditas jagung dan padi, namun teknologi yang diterapkan oleh petani masih bersifat tradisional, sehingga hasilnya relatif masih rendah yaitu sekitar 1 sampai 1,6 ton per hektar. Salah satu upaya peningkatan produksi jagung adalah dengan meningkatkan kompetensi petani.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKompetensi Petani Jagung dalam Berusahatani di Lahan Gambut : Kasus Petani Jagung di Lahan Gambut di Desa Limbung, Kabupaten Pontianak-Kalimantan Baratid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record