Kinerja Produksi dan Fisiologis Elver Ikan Sidat Anguilla bicolor bicolor pada Salinitas dan Alkalinitas yang Berbeda
View/ Open
Date
2019Author
Tillah, Rahmat
Budiardi, Tatag
Hadiroseyani, Yani
Soelistyowati, Dinar Tri
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan sidat Anguilla bicolor bicolor tergolong jenis ikan katadromus yang
dalam hidupnya melakukan migrasi dari laut ke perairan tawar untuk
pertumbuhan dan kembali lagi ke laut untuk memijah. Selama migrasi ikan sidat
akan terpapar pada perbedaan kualitas air antara laut dan air tawar, terutama
tingkat salinitas dan alkalinitas yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
kelangsungan hidupnya. Salinitas dan alkalinitas berkaitan erat dengan proses
osmoregulasi sehingga akan mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan
ikan. Kualitas air yang tidak sesuai dapat menyebabkan ikan stres sehingga energi
banyak digunakan untuk penyesuaian kondisi tubuh (homeostasis) agar tetap
seimbang dengan lingkungan hidupnya sehingga kinerja produksi menurun.
Kedua faktor lingkungan tersebut berhubungan dengan tekanan osmotik sebagai
respons fisiologis tubuh. Respons fisiologi tersebut dapat dikaji melalui laju
konsumsi oksigen, dan kadar glukosa darah yang menggambarkan kemampuan
tubuh beradaptasi pada lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan kombinasi tingkat salinitas dan alkalinitas yang optimal pada
pemeliharaan elver ikan sidat melalui kajian kinerja produksi dan fisiologis.
Ikan sidat yang digunakan adalah ikan sidat Anguilla bicolor bicolor dengan
ukuran 8 g ekor-1 yang berasal dari PT Laju Banyu Semesta (LABAS), Bogor,
Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap
faktorial dengan dua faktor dan tiga level pada masing-masing faktor, serta
menggunakan tiga ulangan. Perlakuan yang diuji adalah peningkatan salinitas air
0, 5, dan 10 g L-1 yang masing-masing dikombinasikan dengan alkalinitas air 25,
50, dan 75 mg L-1 CaCO3. Pemeliharaan ikan sidat dilakukan dengan sistem
resirkulasi menggunakan top filter, dalam akuarium berukuran 60×40×40 cm3
dengan padat tebar 4 g L-1. Pemeliharaan ikan dilakukan selama 60 hari dan diberi
pakan komersil (pakan pasta) dengan kandungan protein 45% sebanyak dua kali
sehari secara at satiation.
Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan bahwa parameter
fisika (salinitas dan suhu) dan parameter kimia (alkalintas, DO, pH, TAN dan
nitrit) media pemeliharaan pada setiap perlakuan masih berada dalam batas
toleransi untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan elver ikan sidat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan elver ikan sidat pada media dengan
salinitas 5 g L-1 dan alkalinitas 50 mg L-1 menghasilkan kinerja produksi yang
lebih baik dibandingkan dengan perlakuan kombinasi salinitas dan alkalinitas
lainnya. Perlakuan tersebut menghasilkan tingkat kelangsungan hidup 100%, laju
pertumbuhan mutlak 0.063, laju pertumbuhan mutlak biomassa 1.33, laju
pertumbuhan spesifik 0.58, rasio konversi pakan 4.61, dan koefisien keragaman
kurang dari 20%. Hasil pengukuran parameter respons stres pada salinitas 0 dan 5
g L-1 hari ke 60, kadar alkalinitas 50 dan 75 mg L-1 menunjukkan kadar glukosa
lebih rendah dibandingkan dengan alkalinitas 25 walaupun nilai tingkat konsumsi
oksigen tetap. Pada salinitas 10 g L-1 hari ke 30 terjadi peningkatan kadar glukosa
pada alkalinitas 50 dan 75 mg L-1 dengan nilai tingkat konsumsi oksigen tinggi
hanya pada alkalinitas 50 mg L-1 dan pada hari ke 60 kadar glukosa cenderung
turun walaupun nilai TKO tetap. Kadar kalsium tubuh elver ikan sidat mengalami
peningkatan pada semua perlakuan.
Collections
- MT - Fisheries [3210]
