Show simple item record

dc.contributor.advisorWasis, Basuki
dc.contributor.authorNurulita, Indria Nita
dc.date.accessioned2019-07-08T03:58:24Z
dc.date.available2019-07-08T03:58:24Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98296
dc.description.abstractSalah satu kegiatan eksploitasi sumber daya mineral adalah penambangan batu kapur. Penambangan batu kapur yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan hilangnya vegetasi penutup hutan serta rusaknya lapisan tanah. Revegetasi diperlukan untuk merehabilitasi lahan-lahan yang rusak akibat penambangan kapur. Syzygium polyanthum merupakan salah satu jenis tanaman yang bermanfaat ganda dan tanaman ini memiliki peluang untuk dikembangkan di lahan kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan kompos dan pupuk NPK serta mendapatkan informasi mengenai dosis kompos dan pupuk NPK yang optimal terhadap pertumbuhan S. polyanthum pada media tanah bekas tambang kapur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu faktor pertama penambahan pupuk kompos dan faktor kedua penambahan pupuk NPK. Setiap faktor terdiri dari empat taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kompos mampu memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi dan berat kering total dengan dosis optimal yaitu 100 g dan penambahan pupuk NPK mampu memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi dan berat kering total dengan dosis optimal yaitu 10 g.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSilvicultureid
dc.subject.ddcRevegetationid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleRespon Pertumbuhan Salam (Szygium polyanthum (Wight) Walp.) terhadap Pemberian Kompos dan Pupuk NPK pada Tanah Bekas Tambang Kapur.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkomposid
dc.subject.keywordpenambangan batu kapurid
dc.subject.keywordpupuk NPKid
dc.subject.keywordSyzygium polyanthumid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record