Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.advisorWiliasih, Ranti
dc.contributor.authorSari, Indah Rahma
dc.date.accessioned2019-05-20T02:42:57Z
dc.date.available2019-05-20T02:42:57Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97524
dc.description.abstractInklusi keuangan adalah upaya-upaya yang bertujuan untuk meniadakan segala bentuk hambatan yang bersifat harga maupun non harga terhadap akses masyarakat dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan, sehingga dapat mengurangi kesenjangan di masyarakat dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah yang egaliter. Salah satu bentuk kesenjangan di masyarakat terdapat pada sektor formal dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi inklusi keuangan syariah baik pada sektor formal dan informal. Peluang ini dilihat dari dua sisi, yaitu kepemilikan rekening pada unbanked people dan yang kedua meningkatkan penggunaan dan pemanfaatan rekening pada pemilik rekening Lembaga Keuangan Formal (LKF) syariah. Penelitian ini menggunakan data primer dengan 60 responden dengan masing-masing sektor diwakili oleh 30 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan kepemilikan rekening LKF syariah lebih tinggi di sektor formal. Namun frekuensi penggunaan lebih banyak ditemukan di sektor informal.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcFinancingid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleInklusi Keuangan Syariah pada Pekerja Sektor Formal dan Informal di Desa Babakan, Kabupaten Bogor.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordinklusi keuangan syariahid
dc.subject.keywordlembaga keuangan formal syariahid
dc.subject.keywordsektor formal dan informalid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record