Show simple item record

dc.contributor.advisorSosromarsono, Soemartono
dc.contributor.advisorWardojo, Sidarto
dc.contributor.advisorManuwoto, Sjafrida
dc.contributor.advisorRauf, Aunu
dc.contributor.advisorMusa, M. Sjarkani
dc.contributor.authorSuparno, Teddy
dc.date.accessioned2010-03-24T03:43:49Z
dc.date.available2010-03-24T03:43:49Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/969
dc.description.abstractPenelitian bertujuan untuk memahami perkembangan penggerek batang padi putih Scirpophaga innnotata dalam tanaman padi yang ditanam pada tanah dengan kandungan kalium tersedia sangat rendah yang diberi tambahan pupuk kalium dari dari dosis sangat rendah sampai tinggi. Empat percobaan telah dilakukan yaitu (1) pertumbuhan dan perkem-bangan larva serta keperidian betina PBPP dalam tanaman padi, (2) kerusakan tanaman padi yang diinfestasi oleh larva PBPP, (3) perubahan kondisi fisik gerigi mandibel larva PBPP yang menggerek batang padi, dan (4) kejadian diapause. Untuk keempat percobaan itu digunakan tanah media tanam yang mengandung kalium tersedia sangat rendah (50 ppm K) dan silikat tersedia tinggi (141 ppm SiO) yang diberi perlakuan pupuk kalium dengan dosis 0, 75, 150, 225, dan 300 ppm K. Untuk percobaan kejadian diapause masih ditambah perlakuan kelengasan tanah, yaitu jenuh air (diberi air sampai setinggi 1-2 cm dari permukaan tanah dalam pot secara terus menerus), kapasitas lapang (26% air) dan setengah kapasitas lapang (13% air). Semua penelitian menggunakan varietas IR64. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peningkatan pemberian pupuk kalium sampai 150 ppm K, pertumbuhan larva, laju perkembangan larva, keperidian, dan fertilitas telur nyata meningkat, kemudian menurun pada dosis 225 dan semakin menurun pada dosis 300 ppm K. Namun pemberian pupuk kalium pada dosis tinggi (225 ppm K dan 300 ppm K) itu menunjukkan angka keperidian dan fertilitas telur masih cukup tinggi, yaitu 200.2-264.0 telur per betina dengan fertilitas telur 92.0-94.0% untuk fase vegetatif dan 276.0-349.2 telur per betina dengan fertilitas 93.5-95.0% untuk fase generatif. Mortalitas larva pada kedua fase pertumbuhan padi yang diberi pupuk kalium dengan dosis tinggi adalah cukup tinggi, yaitu 35-60%.
dc.languageid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePertumbuhan dan Perkembangan Scirpophaga innotata Walker (Lepidoptera : Pyralidae) pada Tanaman Padi di Tanah dengan Kandungan Kalium Berbedaid
dc.title.alternativeIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.typeDissertations
dc.subject.keywordRice stem borer
dc.subject.keywordPotassium fertilization
dc.subject.keywordLarval development
dc.subject.keywordRice plant damag


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record