IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Bakteri Kitinolitik untuk Menekan Penularan Cucumber mosaic virus strain soybean (CMV-S) melalui Aphis glycines Matsumura (Hemiptera: Aphididae) pada Kedelai

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.584Mb)
      Date
      2019
      Author
      Damaiyanti, Kartika Catur
      Damayanti, Tri Asmira
      Giyanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bakteri kitinolitik merupakan salah satu agens hayati yang berpotensi untuk mengendalikan serangga vektor. Namun, keefektifannya perlu dievaluasi khususnya terhadap kemampuan vektor menularkan virus. Cucumber mosaic virus strain soybean (CMV-S) dan vektornya (Aphis glycines) merupakan salah satu faktor pembatas produksi kedelai di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan 3 isolat bakteri kitinolitik dalam menghambat kemampuan kutudaun menularkan CMV-S pada tanaman. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan, setiap perlakuan terdiri atas 15 tanaman dan diulang sebanyak 2 kali. Peubah yang diamati adalah waktu inkubasi, insidensi dan keparahan penyakit, tipe gejala, dan titer virus. Nilai indeks kitinolitik isolat NB-1, I-5 dan I-21 masing-masing adalah 2.956, 0.366, dan 0.418. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman perlakuan bakteri kitinolitik memperlihatkan parameter agronomi yang lebih baik. Secara umum, perlakuan bakteri kitinolitik mampu memperpanjang waktu inkubasi dan menurunkan titer virus; ketiga bakteri kitinolitik mampu menekan perkembangan virus pada tanaman. Tanaman perlakuan bakteri kitinolitik menunjukkan gejala yang lebih ringan dibandingkan tanaman kontrol dengan infeksi virus. Isolat I-21 dan NB-1 diduga memiliki sifat antivirus karena mampu menurunkan titer virus pada tanaman. Sedangkan isolat I-5 selain menekan titer virus pada tanaman, juga mampu menghambat kutudaun menularkan virus pada tanaman. Hal ini diduga I-5 memiliki sifat antifeedant yang menghambat kutudaun menularkan virus saat makan inokulasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96932
      Collections
      • UT - Plant Protection [2533]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository