View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Landscape Architecture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Landscape Architecture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Konsep Ruang Terbuka Publik Lanskap Permukiman Tradisional Minangkabau

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (18.58Mb)
      Date
      2018
      Author
      Edison, Febya Mutiara
      Gunawan, Andi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Budaya Minangkabau merupakan salah satu budaya tertua yang ada di Indonesia. Budaya tersebut memiliki tradisi dan budaya yang khas sehingga mencerminkan kehidupan dan adat istiadat di dalam masyarakatnya. Perwujudan budaya Minangkabau yang khas tersebut salah satunya dapat dilihat dari bentuk ruang terbuka publiknya. Ruang terbuka publik yang khas dapat dilihat dari berbagai bentuk peninggalan seperti situs tempat dan karya sastra (Tambo). Tambo yang telah ditulis beratus tahun yang lalu dan tidak mengalami perubahan hingga saat ini. Literatur tersebut menjadi acuan untuk penelitian tentang konsep ruang terbuka publik Minangkabau untuk menjaga keorisinilan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. Penelitian ini dilakukan di permukiman Jorong Pariangan, Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang merupakan wilayah awal mula berdirinya budaya Minangkabau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi lapang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga ruang terbuka publik yang ada di permukiman Minangkabau, yaitu Medan Nan Bapaneh, Galanggang, dan Tapian. Ketiga ruang terbuka publik ini dapat dikelompokan menjadi dua berdasarkan fungsi dan tujuannya, yaitu ruang terbuka publik umum dan khusus. Ruang terbuka publik umum itu seperti Galanggang dan Tapian dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh masyarakat, sedangkan yang khusus seperti Medan Nan Bapaneh hanya dapat digunakan oleh para pemuka adat seperti penghulu. Ketiganya memiliki filosofi dan aturan adat yang mengatur untuk pembentukannya, serta terdapat berbagai elemen yang menjadi ciri khas dari ruang publik budaya Minangkabau. Konsep karakter ruang terbuka publik Minangkabau tersebut mengacu kepada alam dan aktivitas masyarakat. Hubungan antara alam dan aktivitas manusia tersebut menciptakan sebuah ruang terbuka publik yang menjadi ciri khas dari budaya Minangkabau dan sesuai dengan falsafat hidup masyarakat Minangkabau, yaitu “alam takambang jadi guru” (alam yang terkembang dijadikan guru).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96658
      Collections
      • UT - Landscape Architecture [1259]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository