Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharnoto, Yuli
dc.contributor.authorAsanta, Ghala Nanda
dc.date.accessioned2019-01-24T04:28:12Z
dc.date.available2019-01-24T04:28:12Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96588
dc.description.abstractSalah satu prinsip dari konsep kota sensitif air adalah membuat kota sebagai daerah tangkapan air, limbah dapat dikurangi dan air hujan dapat dikendalikan sehingga banjir dapat diantisipasi. Salah satu kriteria dari indeks kota sensitif air yang memengaruhi kapasitas kota sebagai daerah tangkapan adalah kualitas lingkungan. Proses transisi ini butuh perubahan yang mendasar dari aspek infrastruktur, kesediaan institusi, kualitas lingkungan, dan prilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas lingkungan di Kota Bogor berdasarkan indeks kota sensitif air. Berdasarkan analisis, ditemukan kesenjangan antara hasil focus group discussion dan bukti di lapangan. Penilaian ini digunakan untuk menghasilkan arahan strategis yang berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan di Kota Bogor. Berdasarkan indeks kota sensitif air didapatkan bahwa indikator habitat yang sehat dan beragam memiliki nilai 3, indikator kualitas dan aliran air permukaan memiliki nilai 2.33, indikator kualitas air tanah dan pengisiannya memiliki nilai 2, dan indikator perlindungan kawasan eksisting memiliki nilai 3.25.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcCivil Engineeringid
dc.subject.ddcEnvironmental Qualityid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleEvaluasi Kualitas Lingkungan di Kota Bogor Berdasarkan Indeks Kota Sensitif Air.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworddaerah tangkapan airid
dc.subject.keywordindeks kota sensitif airid
dc.subject.keywordkualitas lingkunganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record