Show simple item record

dc.contributor.advisorSyaukat, Yusman
dc.contributor.authorIffatunnisa, Alifah
dc.date.accessioned2019-01-22T04:24:39Z
dc.date.available2019-01-22T04:24:39Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96272
dc.description.abstractAir minum dalam kemasan sangat mudah didapatkan, hal ini menyebabkan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) lebih sering mengonsumsi air minum dalam kemasan dibandingkan membawa tumbler. Air minum dalam kemasan botol plastik adalah salah satu yang paling sering dikonsumsi oleh banyak orang karena alasan kepraktisan dan kebersihannya, khususnya bagi para mahasiswa/pelajar. Masih sedikit mahasiswa yang membawa tumbler, padahal plastik termasuk salah satu bahan yang tidak ramah lingkungan karena susah terurai. Penggunaan plastik yang berlebihan sangatlah tidak baik bagi lingkungan. Pengeluaran yang dilakukan oleh mahasiswa untuk membeli air minum dalam kemasan tidaklah sedikit, jika mahasiswa lebih sering membawa tumbler daripada membeli AMDK uang yang dikeluarkan dapat dialokasikan untuk hal lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengestimasi alokasi pengeluaran mahasiswa IPB dalam mengonsumsi air minum dalam kemasan, 2) Mengestimasi nilai kesediaan membayar mahasiswa IPB terhadap air minum dalam kemasan, 3) Mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa IPB dalam membawa tumbler, 4) Menganalisis perspektif mahasiswa IPB terhadap air minum dalam kemasan merek Bening. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, metode regresi logistik, dan Contingent Valuation Methods (CVM). Hasil penelitian menunjukkan alokasi pengeluaran mahasiswa untuk mengonsumsi air minum dalam kemasan sebesar 10,86% dari total pengeluaran per bulan. Regresi logistik digunakan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku mahasiswa dalam mengonsumsi air minum dalam kemasan, didapatkan bahwa tingkat pendapatan, dan air minum yang layak di tempat tinggal adalah faktor yang berpengaruh signifikan. Estimasi besaran nilai Willingness To Pay mahasiswa terhadap rokok menggunakan Contingent Valuation Method diperoleh hasil sebesar Rp8.240. Mayoritas mahasiswa IPB masih banyak yang belum mengetahui tentang keberadaan AMDK merek Bening yang diproduksi oleh Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agriculture University (IPB)id
dc.subject.ddcEnvironmental Economicsid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleAnalisis Willingness to Pay dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Institut Pertanian Bogor dalam Mengkonsumsi Air Minum di Kampus.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAir minum dalam kemasanid
dc.subject.keywordPengeluaranid
dc.subject.keywordRegresi logistikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record