Show simple item record

dc.contributor.advisorSantoso, Teguh
dc.contributor.advisorMunara, Yayi
dc.contributor.advisorAnwar, Ruly
dc.contributor.advisorSudirman, Lisdar
dc.contributor.authorGinting, Sempurna
dc.date.accessioned2019-01-17T07:21:57Z
dc.date.available2019-01-17T07:21:57Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96024
dc.description.abstractPenggerek tongkol jagung Helicoverpa armigera merupakan salah satu hama penting pada tanaman jagung di Indonesia. Hama tersebut menyerang tongkol jagung, pucuk dan malai, sehingga bunga jantan tidak terbentuk yang mengakibatkan hasil tanaman berkurang. Selain itu, infestasi serangga ini dapat menurunkan kualitas dan kuantitas tongkol jagung. Sifat polifagus serangga tersebut dan ketersediaan inang menyebabkan populasi H. armigera selalu tinggi sepanjang musim. H. armigera juga mempunyai kapasitas reproduksi tinggi dengan potensi perkembangan cepat, sehingga dapat menimbulkan tumpang tindih generasi sepanjang siklus tanaman. Pengendalian hama ini secara kimiawi sebaiknya dihindari agar bisa meminimalkan risiko keracunan terhadap pengguna, dampak negatif terhadap lingkungan dan organisme yang menguntungkan. Penggunaan mikroorganisme entomopatogen diharapkan dapat mengendalikan populasi hama dan aman bagi serangga yang bermanfaat, seperti cendawan Lecanicillium sp. dan virus HearNPV yang memiliki kelebihan dibandingkan biopestisida lain. Perbanyakan patogen tersebut lebih murah dari pada bakteri karena dapat diperbanyak secara massal dengan metode sederhana, kapasitas reproduksi tinggi, dan relatif persisten di lapangan. Berdasarkan hal tersebut, Lecanicillium sp. dan HearNPV diharapkan efektif mengendalikan H. armigera. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi dan menguji: patogenisitas Lecanicillium sp. terhadap penggerek tongkol jagung H. armigera, patogenisitas Lecanicillium sp. dan HearNPV yang diaplikasikan secara terpisah dan dalam campuran terhadap H. armigera di laboratorium, keefektifan dan pengaruh residu Lecanicillium sp. dan HearNPV di lapangan, dan karakteristik molekuler Lecanicillium sp. dengan menggunakan primer ITS1 dan ITS4 serta persentase kemiripan isolat dengan beberapa spesies Lecanicillium lainnya. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Patologi Serangga, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB). Percobaan semi lapangan dilakukan di kebun percobaan IPB Cikabayan, sedangkan identifikasi Lecanicillium sp. dilakukan di IPB Culture Collection, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB. Uji patogenisitas dilakukan dengan aplikasi konidia Lecanicillium sp. terhadap telur dan larva dengan kerapatan konidia 105, 106, 107 konidia/ml dan kontrol diberi perlakukan air steril. Penelitian di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan data hasil penelitian diolah menggunakan progam SPSS versi 16.1, sedangkan analisis probit untuk menentukan nilai LT25,50,75 dan LC25,50,75 dengan menggunakan progam progam SAS versi 6.12. Penelitian di lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Urutan nukleotida sampel dibandingkan dengan urutan nukleotida Lecanicillium lain yang telah dipublikasikan di situs National Centre v for Biotechnology Information (NCBI) melalui program BLAST (Basic Local Alignment Search Tools). Data urutan nukleotida yang terpilih dianalisis menggunakan program Bioedit ver 7.1.7 dan Clustal W untuk mengetahui homologi nukleotida sampel. Analisis filogeni dilakukan berdasarkan pendekatan Neighbor-Joining dengan Bootstrap 1000x dengan program MEGA-6. Uji virulensi Lecanicillium sp. terhadap penggerek tongkol jagung H. armigera menunjukkan bahwa aplikasi suspensi konidia terhadap telur mampu mengakibatkan mortalitas telur sebesar 13.75%, dan berpengaruh terhadap mortalitas larva instar pertama dengan mortalitas sebesar 98.75% pada perlakuan 107 konidia/ml. Lecanicillium sp. juga mampu menyebabkan mortalitas larva H. armigera, pada perlakuan konsentrasi yang sama sebesar 41.25%, dengan nilai LT25, 50, 75 masing-masing sebesar 3.95, 7.12, 12.82 (hari) dan LC25, 50, 75 masingmasing sebesar 4.6x105, 1.7x106, 4.6x109 (konidia/ml). Uji patogenisitas Lecanicillium sp. dan HearNPV terhadap H. armigera di laboratorium menunjukkan bahwa bahwa aplikasi HearNPV tidak mampu menginfeksi telur, tetapi berpengaruh terhadap mortalitas larva yang baru menetas, pada kerapatan 107 PIBs/ml mencapai 100%, dan mortalitas larva instar dua pada kerapatan yang sama sebesar 90%, sementara pada aplikasi campuran Lecanicillium sp. dan HearNPV terhadap telur pada kerapatan 107 mencapai 17.5%, dan dari telur yang menetas, larva dihasilkan akhirnya mati sebesar 100%. Mortalitas larva hari ke tiga, pada konsentrasi 107 dengan aplikasi campuran (Lecanicillium sp. dan HearNPV) sebesar 26.25%. Nilai LT50 pada aplikasi HearNPV terhadap larva H. armigera lebih rendah dibandingkan dengan aplikasi campuran, pada HearNPV sebesar 2.03 hari sementara pada aplikasi campuran sebesar 3.23 hari. Uji keefektifan Lecanicillium sp. dan HearNPV terhadap H. armigera di lapangan menunjukkan aplikasi HearNPV lebih efektif dari pada aplikasi Lecanicillium sp. Kerusakan tongkol terendah pada aplikasi HearNPV sebesar 17.5%, sementara pada aplikasi Lecanicillium sp. sebesar 50% dan pada aplikasi suspensi campuran kerusakan tongkol sebesar 22.5%. Residu HearNPV dan konidia Lecanicillium sp. masih berhasil diisolasi setelah 15 hari perlakuan, residu konidia pada tanah menghasilkan 13 colony forming units/ml. Hasil analisis urutan DNA menunjukkan Lecanicillium sp. memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan L. kalimantanense strain BTCC F23 dengan tingkat homologi sebesar 94%. Berdasarkan analisis filogenetik Lecanicillium sp. berada dalam cluster yang sama dengan L. kalimantanense strain BTCC F23 dan V. indonesiacum strain BTCC-F36, sedangkan L. lecanii lebih dekat dengan L. attenuatum, dan L. muscarium, namun tidak menutup kemungkinan untuk pemberian nama baru terhadap spesies tersebut.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEntomologyid
dc.subject.ddcLepidopteraid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleIntegrasi Penggunaan Lecanicillium sp. dan Helicoverpa armigera Nucleopolyhedrovirus (HearNPV) untuk Pengendalian Penggerek Tongkol Helicoverpa armigera (Hubner) pada Jagung Manisid
dc.typeDissertationid
dc.subject.keywordHelicoverpa armigeraid
dc.subject.keywordisolatid
dc.subject.keywordlarvaid
dc.subject.keywordmortalitasid
dc.subject.keywordtelurid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record