View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemberian Dosis Pupuk Kandang dan Interval Panen terhadap Produksi Jawer Kotok (Coleus atropurpureus L. Benth).

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (1.696Mb)
      Date
      2018
      Author
      Ayunina, Krisetya
      Aziz, Sandra Arifin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jawer kotok merupakan tanaman obat yang berasal dari Indonesia. Tanaman ini memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan, tetapi belum banyak diketahui dan dibudidayakan sebagai tanaman obat. Produksi jawer kotok yang optimum memerlukan pertimbangan dari segi produktivitas tanaman serta bahan aktif yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dosis pupuk kandang dan interval panen yang dapat menunjang produksi jawer kotok sebagai tanaman obat. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Bogor, Jawa Barat, Indonesia pada bulan Januari hingga Juli 2018. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dengan 2 faktor yakni dosis pupuk kandang yang merupakan campuran dari pupuk kandang sapid dan kambing dengan perbandingngan 1:1 (0, 9, 13.5 dan 18 ton ha-1) dan interval panen (1, 2 dan 3 bulan sekali) sebanyak tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk nyata meningkatkan bobot basah batang total serta variabel pertumbuhan berupa pertambahan tinggi tanaman, lebar tajuk dan jumlah cabang. Interval panen 1 bulan sekali nyata menurunkan bobot basah daun dan variabel pertumbuhan berupa jumlah daun, pertambahan tinggi tanaman, lebar tajuk, jumlah cabang, kadar air dan persentase daun batang, tetapi interval panen 1 dan 2 bulan nyata meningkatkan bobot panen daun total selama 6 bulan penanaman. Interval panen 1 dan 2 bulan sekali nyata menurunkan kadar klorofil a, karoten dan total klorofil daun. Terdapat interaksi antara dosis pupuk dan interval panen pada parameter pertambahan tinggi tanaman pada 10 dan 26 MST. Kombinasi perlakuan yang disarankan adalah penggunaan dosis pupuk kandang 18 ton ha-1 dengan interval panen 1 bulan sekali.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95844
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository