View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Survei Tingkat Serangan Zeugodacus cucurbitae pada Tanaman Cucurbitaceae di Daerah Bandung dan Pola Interaksi Lalat dengan Buah Inang di Laboratorium.

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (1.082Mb)
      Date
      2018
      Author
      Putra, Jeki
      Ratna, Endang Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lalat buah Zeugodacus cucurbitae merupakan hama utama tanaman Cucurbitaceae yang dapat menyebabkan busuk pada buah. Serangan Z. cucurbitae dapat menurunkan kualitas dan kuantitas buah yang mengakibatkan kehilangan panen hingga 30-100%. Penggunaan pestisida pada tanaman tersebut diduga mempengaruhi tingkat populasi lalat buah dan kerusakan buah. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat serangan Z. cucurbitae pada empat jenis buah di pertanaman Cucurbitaceae, serta mengevaluasi preferensi kunjungan lalat terhadap aroma buah dan preferensi oviposisi pada jaringan buah inang di laboratorium. Pengambilan contoh buah terserang dilakukan di kebun petani penghasil buah kabocha, labu siam, peria dan mentimun di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat melalui metode purposive sampling. Ketertarikan lalat terhadap aroma buah inang diuji dengan metode deteksi bau menggunakan alat olfaktometer–Y. Preferensi oviposisi diujikan melalui metode pilihan dengan memaparkan lalat pada keempat buah inang di dalam kurungan. Tingkat serangan buah oleh Z. cucurbitae tertinggi terjadi pada kebun kabocha sebesar 14.4%, dan terendah pada labu siam sebesar 2.6 %, dan tidak ditemukan serangan lalat pada mentimun saat survei di lapangan. Penggunaan insektisida yang kurang tepat dan pembiaran buah busuk bergeletakan di sekitar lahan kabocha diduga dapat memicu peningkatan populasi Z. cucurbitae. Praktik sanitasi dan peniadaan penggunaan insektisida umum ditemukan pada budidaya labu siam. Lalat betina Z. cucurbitae kawin, berumur 11–12 hari setelah eklosi kebanyakan bergerak menuju aroma buah kabocha (90%) dengan kecepatan kunjungan ke sumber pakan selama 1.5 detik/cm. Z. cucurbitae meletakkan telur paling banyak pada buah mentimun yang relatif memiliki jaringan paling lunak dengan nilai tingkat kekerasan buah sebesar 0.347 mm/g/detik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95843
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository