Show simple item record

dc.contributor.advisorMunandar, Jono M
dc.contributor.advisorCahyadi, Eko Ruddy
dc.contributor.authorSyamsidar
dc.date.accessioned2018-11-21T03:21:51Z
dc.date.available2018-11-21T03:21:51Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95203
dc.description.abstractPenyakit avian influenza (AI) merupakan penyakit yang mampu menimbulkan kematian tinggi hingga 100% pada ayam petelur, sehingga sangat merugikan. Salah satu strategi pencegahan penyakit AI, yaitu dengan melakukan vaksinasi. Pemilihan desain vaksin AI penting bagi peternak sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan penyakit dilapangan. Begitupula strategi pengembangan vaksin AI diperlukan untuk peningkatan market share perusahaan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang diperhatikan dalam pembelian vaksin AI menggunakan tabulasi deskriptif, menganalisis strategi pengembangan vaksin AI sesuai kebutuhan peternak menggunakan Quality Function Deployment(QFD) dan menganalisis jenis desain vaksin yang diinginkan peternak menggunakan Discrete Choice Eksperiment (DCE) kemudian dilanjutkan menggunakan regresi multinominal logit untuk mendapatkan variabel yang berpengaruh.Populasipenelitian ini adalah keseluruhan peternak ayam petelurdi Jawa Barat yang difokuskan pada wilayah Bogor dan Sukabumi sebanyak 245 peternak. Teknik pengambilan sampel dilakukan denganpurposivesampling, yaitu peternak ayam petelur yang menggunakan vaksin AI. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dimana 71 peternak didapatkan 50 peternak dari Bogor dan 21 peternak dari Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor paling diutamakan dalam pembelian vaksin AI di daerah Bogor adalah komposisi (0.202), harga (0.129), layanan laboratorium (0.116), waktu kadaluarsa (0.999), lama pembayaran (0.093), diskon (0.090), dosis (0.080), sertifikasi (0.062), volume kemasan (0.053), layanan vaksin (0.051), dan desain kemasan (0.025). Daerah Sukabumi adalah komposisi (0.206), layanan laboratorium (0.138), sertifikasi (0.113), waktu kadaluarsa (0.104), harga (0.096), dosis (0.082), diskon (0.080), lama pembayaran (0.059), volume kemasan (0.050), layanan vaksin (0.048), dan desain kemasan (0.024). Analisis pangsa pasar vaksin AI menunjukkan besarnya market share perusahaan dari volume penjualan produk vaksin AI di Jawa Barat. Pangsa pasar vaksin AI menunjukan bahwa PT. MDN memiliki pangsa pasar (29%), PT. VSN (25%), PT ABC (21%), PT CPR (14%) dan PT SGT (11%). Pangsa pasar ini diambil dari hasil observasi responden yang memberikan jawaban atas merek vaksin yang digunakan. Alasan utama peternak membeli dan menggunakan vaksin AI adalah 1) vaksin AI memberikan manfaat berupa optimalisasi produksi telur dan meningkatkan daya tahan tubuh ayam terhadap penyakit AI (Bogor74% & Sukabumi 90%), 2) kekhwatiran akan penyakit AI (Bogor 22% & Sukabumi 5%), 3) berdasarkan pengalaman dan kebiasaan terdahulu (Bogor 4% dan Sukabumi 5%). Layanan vaksin AI pada peternakan ayam petelur terdiri dari layanan vaksinator dan layanan laboratorium. Tingkat kepentingan layanan vaksinator dianggap tidak penting di Bogor (65%) & Sukabumi cukup penting (33%) sedangkan tingkat kepentingan layanan laboratorium termasuk dalam kategori sangat penting baik di daerah Bogor (70%) maupun Sukabumi (71%). Sumber layanan vaksinator berasal dari peternak baik di Bogor (92%) maupun Sukabumi (95%) sedangkan sumber layanan laboratorium berasal dari supplier vaksin baik di Bogor (95%) maupun Sukabumi (100%). Layanan vaksinator rata-rata tidak ditawarkan oleh supplier vaksin di Bogor (78%) maupun Sukabumi (57%) sedangkan layanan laboratorium rata-rata ditawarkan oleh supplier vaksin baik di Bogor (94%) maupun Sukabumi (100%). Layanan vaksinator tidak ditanggung oleh supplier vaksin di Bogor (78%) maupun Sukabumi (76%) sedangkan layanan laboratorium ditanggung oleh supplier vaksin baik di Bogor (90%) maupun Sukabumi (95%). Hasil analisis strategi pengembangan vaksin AI dengan QFD menunjukkan tingkat kepentingan persyaratan konsumen adalah komposisi (4.92), layanan laboratorium (4.17), sertifikasi (3.76) expire date (3.72), harga (3.68), dosis (3.68), lama pembayaran (3.45), diskon (3.25), volume kemasan (3.16), desain kemasan (2.70), dan layanan vaksin (2.45). Persyaratan konsumen diperoleh empat variabel yang paling diprioritaskan dari nilai bobot absolut adalah komposisi (5.51),layanan laboratorium (3.78), sertifikasi (3.42) dan harga (3.33). Persyaratan teknik sebagai langkah untuk menerjemahkan persyaratan konsumen kedalam langkah-langkah teknis agar dapat tercapai kesesuaian antara vaksin AI yang dikembangkan dengan keinginan konsumen. Nilai bobot absolut persyaratan teknik adalah membuat komposisi cocktail (89), menetapkan harga bersaing (75), membuat variasi volume kemasan (64). Nilai bobot relatif persyaratan teknik yaitu membuat komposisi cocktail (88), menetapkan harga bersaing (65), membuat inovasi produk berupa update kandungan virus berdasarkan perkembangan penyakit dilapangan (56), dan membuat volume kemasan dosis yang lebih kecil (55). Hasil analisis dengan DCE menunjukkan pilihan peternak terhadap desain vaksin AI. Hasil analisis DCE menggunakan regresi multinominal adalah (ke-1) model desain pilihan D, (ke-2) model desain pilihan E, dan (ke-3) model desain pilihan B. Variabel yang berpengaruh terhadap keputusan pemilihan desain vaksin adalah komposisi dan layanan laboratorium pada pilihan desain vaksin (D), komposisi pada pilihan vaksin (E), dan layanan laboratorium pada pilihan vaksin (B). Secara deskriptif berdasarkan jumlah desain produk vaksin AI yang paling banyak terpilih secara berurutan adalah vaksin F (28%), vaksin D (23%), vaksin E (22%), vaksin C (16%), vaksin B (8%) dan vaksin A (3%). Vaksin (F) dominan menjadi pilihan peternak dimanamemiliki kombinasi kategori level yang paling tinggi. Peternak dalam memilih vaksin lebih mementingkan kualitas dan yang menawarkan layanan laboratorium karena merupakan faktor utama dalam keberhasilan program vaksinasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcManagementid
dc.subject.ddcProduct Design Strategyid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleStrategi Desain Produk dan Layanan Vaksin Avian Influenza pada Peternakan Ayam Petelur di Jawa Baratid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordavian influenzaid
dc.subject.keyworddiscrete choice eksperimentid
dc.subject.keyworddesain vaksinid
dc.subject.keywordmultinominal logitid
dc.subject.keywordquality function deploymentid
dc.subject.keywordvaksin AIid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record