View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ragam Jenis Lalat Pengisap Darah di Suaka Rhino Sumatera dan Potensinya sebagai Pengganggu dan Vektor Penyakit Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (44.96Mb)
      Date
      2018
      Author
      Mazaya, Adreanna
      Hadi, Upik Kesumawato
      Soejoedono, Retno D
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Badak sumatera merupakan mamalia herbivora asal Indonesia yang terancam punah. Badak sumatera juga merupakan satwa yang sulit untuk dikonservasi secara exsitu karena merupakan satwa yang sensitif pada perubahan lingkungan dan rentan pada penyakit. Suaka Rhino Sumatera (SRS), Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan program konservasi exsitu yang bertujuan utama sebagai breeding center badak sumatera. Sebagai program konservasi exsitu dapat dikatakan SRS berhasil dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ragam jenis lalat pengisap darah (hematophagous flies) di SRS, TNWK serta hubungan lalat tersebut dengan lingkungan SRS. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui potensi lalat pengisap darah di SRS sebagai pengganggu dan vektor penyakit badak sumatera. Spesimen dikoleksi dengan metode Nzi trap dan sweeping net. Penangkapan spesimen dilakukan selama 10 hari dari 29 Juli-7 Agustus 2017. Lalat pengisap darah yang tertangkap kemudian diidentifikasi. Selain itu, diambil juga data suhu harian dengan termometer dan data curah hujan dari BMKG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 443 lalat pengisap darah yang dikoleksi terdiri atas 39 spesies dan 3 genus (Tabanus, Chrysops dan Stomoxys). Spesies dengan dominasi tertinggi dengan metode Nzi trap adalah C. fasciata (17.87%) dan dengan sweeping net adalah T. incultus (11.85%). Tidak ada hubungan antara curah hujan dan suhu harian dengan populasi lalat selama penelitian. Kandang observasi yang terbuka serta lembab dan berlumpur memiliki jumlah lalat terbanyak. Populasi lalat pengisap darah berpotensi sebagai pengganggu dan vektor penyakit pada badak sumatera di SRS, TNWK.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94123
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1240]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository