Show simple item record

dc.contributor.advisorAnas, Iswandi
dc.contributor.advisorSuwarno
dc.contributor.authorRiyanto, Riko
dc.date.accessioned2018-10-09T07:42:20Z
dc.date.available2018-10-09T07:42:20Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94092
dc.description.abstractAplikasi pupuk anorganik yang tinggi tanpa pengembalian bahan organik ke tanah telah menyebabkan kerusakan sifat tanah, produksi yang rendah, meningkatnya serangan hama dan penyakit serta pencemaran lingkungan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh substitusi pupuk anorganik dengan pupuk organik hayati terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah. Percobaan ini merupakan percobaan faktor tunggal dengan empat perlakuan yang ditempatkan dalam rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan tersebut terdiri dari P1 (100% NPK), P2 (50% NPK), P3 (50% NPK + 150 kg POH) dan P4 (50% NPK + 300 kg POH). Masing-masing perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah anakan per rumpun, panjang malai, jumlah gabah bernas dan bobot gabah kering panen (GKP) pada perlakuan 50% NPK + 300 kg POH tidak berbeda nyata dibandingkan perlakuan 100% NPK dan berbeda nyata dibandingkan perlakuan 50% NPK. Jumlah anakan produktif per rumpun pada perlakuan 50% NPK + 300 kg POH nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan 100% NPK. Bobot gabah bernas dan bobot gabah total (GKP) pada perlakuan 100% NPK tidak berbeda nyata dibandingkan perlakuan 50% NPK. Meskipun demikian, pengurangan 50% NPK menyebabkan penurunan bobot gabah bernas dan bobot gabah total. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan 50% NPK tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan hara tanaman. Peningkatan pertumbuhan dan produksi tercapai pada 50% NPK + 300 kg POH. Hal tersebut menandakan bahwa 50% NPK bisa disubstitusi dengan penggunaan 300 kg pupuk organik hayati. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengurangan setengah dosis pupuk NPK yang disubstitusi dengan 300 kg/ha pupuk organik hayati meningkatkan produksi gabah. Penambahan pupuk organik hayati mampu meningkatkan aktivitas dan jumlah populasi mikrob dalam tanah. Populasi Azotobacter dan Trichoderma pada perlakuan 50% NPK + 150 kg POH dan 50% NPK + 300 kg POH nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan NPK saja.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcSoil Sciencesid
dc.subject.ddcFertilizerid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleSubstitusi Pupuk Anorganik dengan Pupuk Organik Hayati pada Budidaya Padi Sawah dengan Metode SRIid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpupuk organik hayatiid
dc.subject.keywordSystem of Rice Intensification (SRI)id
dc.subject.keywordpadi varietas IPB 3Sid
dc.subject.keywordproduksi gabahid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record