Show simple item record

dc.contributor.advisorMulatsih, Sri
dc.contributor.authorMutiasiwi, Agatha Pinkan
dc.date.accessioned2018-08-29T06:24:09Z
dc.date.available2018-08-29T06:24:09Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93418
dc.description.abstractHarga dan kuantitas pangan protein yang dikonsumsi dapat membentuk pola konsumsi masyarakat. Kenaikan harga pangan protein hewani dapat menurunkan konsumsi rumah tangga sehingga target konsumsi protein hewani 14.25 gram/kapita/hari tidak dapat terpenuhi. Penelitian ini menggunakan model Almost Ideal Demand System (AIDS) untuk melihat pola konsumsi dan kecukupan pangan protein hewani rumah tangga berdasarkan golongan pendapatan dengan menggunakan data SUSENAS 2016. Komoditi ikan merupakan pangan hewani yang dominan di konsumsi. Kecukupan protein hewani hanya dipenuhi golongan pendapatan tinggi. Elastisitas harga silang menunjukkan adanya sifat subtitusi dan komplementer. Pangan protein hewani dapat menjadi barang normal maupun barang mewah dilihat dari elastisitas pendapatannya. Simulasi penurunan harga daging meningkatkan jumlah konsumsi dan mencukupi kebutuhan protein hewani untuk golongan menengah 14.968 gram/kapita/hari, tinggi 26.539 gram/kapita/hari dan Kabupaten Bandung 15.576 gram/kapita/hari. Simulasi penurunan harga ikan dilakukan pada golongan pendapatan rendah menghasilkan peningkatan jumlah konsumsi dan mencukupi kebutuhan protein hewani menjadi 14.25 gram/kapita/hari.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcConsumptionid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBandung-JABARid
dc.titlePola Konsumsi dan Kecukupan Protein Hewani di Kabupaten Bandung.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordprotein hewaniid
dc.subject.keywordpola konsumsiid
dc.subject.keywordkecukupan proteinid
dc.subject.keywordelastisitasid
dc.subject.keywordAIDSid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record