Show simple item record

dc.contributor.advisorBintang, Maria
dc.contributor.advisorHasan, Akhmad Endang Zainal
dc.contributor.advisorJulistiono, Heddy
dc.contributor.authorTulandi, Silvester Maximus
dc.date.accessioned2018-04-18T07:35:10Z
dc.date.available2018-04-18T07:35:10Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91502
dc.description.abstractKanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Salah satu jenis kanker yang sering diderita oleh penduduk dunia adalah kanker payudara. Pengobatan biasanya dilakukan dengan menggabungkan beberapa perlakuan seperti kemoterapi, operasi, radioterapi, imunoterapi dan terapi fotodinamik. Namun, risiko munculnya efek samping yang berbahaya terjadi apabila perlakuan-perlakuan di dalam terapi kanker mempengaruhi metabolisme sel normal. Oleh karena itu, pemanfaatan tanaman herbal telah dijadikan sebagai salah satu pengobatan alternatif yang tidak menimbulkan efek samping dan menghambat jalur anti apoptosis dengan dosis yang relatif rendah. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai anti kanker adalah sirsak, terutama bagian daunnya. Tanaman tingkat tinggi seperti sirsak diduga memiliki mikroba endofit yang berpotensi sebagai obat. Mikroba endofit bersimbiosis secara mutualisme dengan jaringan-jaringan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara in-vitro aktivitas anti kanker fraksi kapang endofit daun sirsak (Annona muricata L.) sebagai bahan anti kanker payudara. Penelitian ini terdiri atas empat langkah: (1) ekstraksi metabolit kapang endofit, (2) fraksinasi ekstrak kapang endofit daun sirsak, (3) uji aktivitas sitotoksik fraksi kapang endofit daun sirsak terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan metode MTT (Methyl Thiazol Tetrazolium), (4) identifikasi komponen senyawa kimia fraksi kapang endofit daun sirsak menggunakan instrument GCMS pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan fraksi senyawa kapang endofit daun sirsak memiliki aktivitas sitotoksik yang berbeda-beda pada sel kanker MCF-7. Hasil pengujian sitotoksik tiap fraksi kapang endofit daun sirsak terhadap sel kanker MCF-7 diketahui bahwa fraksi 5, 6 dan 8 merupakan fraksifraksi yang potensial sebagai bahan antikanker payudara dengan persen inhibisi rata-rata sama dengan kontrol positif, selanjutnya ketiga fraksi tersebut dianalisis komponen kimianya. Hasil analisis GC-MS pirolisis menunjukkan bahwa ketiga fraksi tersebut mengandung komponen senyawa Hexadecanoic acid; Octadecanoic acid; Dodecanoic acid; Tetradecanoic acid; Phthalic acid, di (2- propylpentyl) ester; Benzenedicarboxylic acid, bis (2-ethylhexyl) ester; p- Hydroxyphenethylalcohol; Docosane; Eicosane; Octacosane; dan Squalene. Kelompok senyawa tersebut memiliki aktivitas sebagai antikanker.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcBiochemistryid
dc.subject.ddcEndophytic Fungiid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcJakartaid
dc.titleAnalisis Komponen Kimia Kapang Endofit Daun Sirsak (Annona muricata L.) Yang Memiliki Aktivitas Antikanker Payudara MCF-7id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordAnnona muricata L.id
dc.subject.keyworddaun Sirsakid
dc.subject.keywordfraksinasiid
dc.subject.keywordGC-MS pirolisisid
dc.subject.keywordkapang endofitid
dc.subject.keywordkanker payudaraid
dc.subject.keywordMCF-7id
dc.subject.keywordMTT assayid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record