| dc.description.abstract | Logam timbal yang berasal dari perairan dan tanah dapat masuk ke dalam
tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Upaya yang sudah
dilakukan untuk menanggulangi keracunan timbal adalah dengan cara
menjerapnya. Salah satu bahan yang berpotensi untuk dijadikan bahan penjerap
timbal adalah pati sagu tertaut silang fosfat (SgP). Untuk itu, penelitian ini
bertujuan menentukan kondisi terbaik sintesis SgP dan kapasitas adsorpsi timbal
oleh SgP sebagai bioadsorben dalam sistem pencernaan manusia secara in vitro.
SgP disintesis pada suasana asam mengunakan pereaksi Na2HPO4:NaH2PO4 (3:2).
SgP dengan nilai derajat substitusi fosfat tertinggi disintesis pada pH 6, suhu 30
oC, selama 30 menit, dan kecepatan pengadukan 100 rpm. Walaupun berpotensi
sebagai penjerap timbal, kapasitas penjerapan SgP terhadap timbal lebih rendah
dibandingkan dengan kapasitasnya untuk menjerap merkuri. Uji in vitro dilakukan
pada beberapa kondisi yang sesuai dengan sistem pencernaan manusia.
Kemampuan penjerapan timbal terbaik oleh SgP terjadi pada pH 8.6 yang
merupakan kondisi pada usus kecil. | id |