| dc.description.abstract | Untuk menunjang pengelolaan perikanan rajungan yang baik, informasi
dasar mengenai rajungan sangatlah penting untuk diketahui. Tujuan penelitian ini
adalah untuk menganalisis aspek pertumbuhan dan biologi reproduksi rajungan
sebagai dasar pengelolaan perikanan rajungan. Penelitian dilakukan selama 6
bulan di pesisir Segara Anakan bagian barat, Cilacap. Metode distribusi frekuensi
panjang digunakan untuk menduga pertumbuhan, sementara penentuan
kematangan gonad, bobot relatif gonad, dan keberadaan betina bertelur digunakan
dalam menduga reproduksi rajungan. Ukuran lebar karapas rajungan berkisar
79,05 – 167,2 mm dengan pola pertumbuhan allometrik positif dan laju
pertumbuhannya tergolong cepat. Jantan lebih dominan dan sebagian besar
rajungan didominasi oleh rajungan belum matang gonad. Ukuran lebar karapas
betina matang kelamin (Lm50%) terdapat pada ukuran lebar karapas 135 mm.
Fekunditas rata-rata didapatkan sebesar 892.000 ± 471.000 dan nilai ini
dipengaruhi oleh lebar karapas dan bobot tubuh. | id |