Show simple item record

dc.contributor.advisorAfiff, Usamah
dc.contributor.advisorRotinsulu, Dordia Anindita
dc.contributor.authorSeptiriyanti, Diyah
dc.date.accessioned2018-01-12T02:24:07Z
dc.date.available2018-01-12T02:24:07Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89098
dc.description.abstractPenggunaan antibiotik pada ternak dengan takaran yang tidak sesuai dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik. Salah satu bakteri yang telah mengalami resisten terhadap beberapa jenis antibiotik adalah Escherichia coli. E. coli seringkali dikaitkan sebagai agen primer maupun sekunder yang menyebabkan penyakit kolibasilosis pada hewan muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat resistensi E. coli yang diisolasi dari feses sapi perah terhadap antibiotik aztreonam, basitrasin, sefpodoksim, enrofloksasin, fosfomisin, gentamisin, dan kloramfenikol. Resistensi antibiotik diuji berdasarkan metode Kirby Bauer. Hasil penelitian menunjukan bahwa E. coli telah mengalami resisten terhadap antibiotik basitrasin dengan presentase sebesar 100%, dan fosfomisin dengan presentase 20%. E. coli bersifat intermediet terhadap antibiotik fosfomisin sebesar 60%, gentamisin 40%, sefpodoksim 30% dan kloramfenikol 10%. Selain itu, E. coli juga bersifat sensitif terhadap antibiotik aztreonam dan enrofloksasin dengan presentase sebesar 100%, kloramfenikol 90%, sefpodoksim dan gentamisin dengan presentase sebesar 60%, dan fosfomisin 20%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnimal diseasesid
dc.subject.ddcAntibioticsid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleGambaran Resistensi Escherichia coli Isolat Asal Feses Sapi dari Wilayah Bogor terhadap Antibiotik.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordEscherichia coliid
dc.subject.keywordsensitivitasid
dc.subject.keywordantibiotikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record