Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayati, Rini
dc.contributor.authorJuriskha, Levina
dc.date.accessioned2018-01-11T06:34:55Z
dc.date.available2018-01-11T06:34:55Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88877
dc.description.abstractKepadatan penduduk dan kegiatan antropogenik berdampak pada peningkatan konsentrasi PM10 di udara. Partikulat dengan ukuran kecil ini dapat mempengaruhi kesehatan manusia, termasuk penyakit ISPA khususnya pneumonia pada balita dan anak-anak. Kondisi iklim diduga sangat mempengaruhi PM10, khususnya curah hujan dan kelembaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cuaca terhadap konsentrasi PM10 serta pengaruh cuaca dan PM10 terhadap angka kejadian ISPA (pneumonia). Analisis hubungan antara PM10 dengan cuaca dan hubungan keduanya terhadap kejadian pneumonia dilakukan dengan metode plotting data, analisis korelasi dan regresi, serta analisis peluang. Jika curah hujan tinggi, konsentrasi PM10 cenderung rendah dan begitu juga sebaliknya. Pola tahunan konsentrasi PM10 tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan adanya kejadian El-Nino kuat, sedangkan terendah pada tahun 2012. Rata-rata musiman PM10 tertinggi terjadi pada musim JJA sebesar 63 μg/m3 dan terendah pada saat musim DJF sebesar 56 μg/m3, tetapi ISPA (pneumonia) tertinggi terjadi pada musim SON. Kondisi konsentrasi PM10 pada kategori tidak sehat hanya terjadi pada kategori curah hujan kurang dari 150 mm dengan peluang terlampaui 10%. Katagori ISPU PM10 baik terjadi pada semua kategori curah hujan, semakin tinggi kategori curah hujan peluang kondisi sehat semakin besar. Peluang kejadian pneumonia juga hampir sama dengan PM10 menurut kategori CH, semakin rendah curah hujan kasus pneumonia semakin tinggi. Hasil analisis 3D surfaceplot menunjukkan kasus ISPA (pneumonia) meningkat jika kelembaban dan curah hujan berkurang dan konsentrasi PM10 meningkat. Di Kota Padang kasus ISPA (pneumonia) tertinggi terjadi pada curah hujan kurang dari 150 mm, RH kurang dari 75%, dan PM10 lebih dari 100 μg/m3.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMeteorologyid
dc.subject.ddcClimatologyid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcPadangid
dc.subject.ddcSumatera Baratid
dc.titleKejadian Penyakit ISPA (pneumonia) oleh Pengaruh Kondisi Iklim dan Konsentrasi PM10 di Kota Padangid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcurah hujanid
dc.subject.keywordkelembaban relatifid
dc.subject.keywordplot 3Did
dc.subject.keywordPM10id
dc.subject.keywordpneumoniaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record