Show simple item record

dc.contributor.advisorPrasetyo, Lilik Budi
dc.contributor.advisorHermawan, Rachmad
dc.contributor.authorAl-Reza, Dimaz Danang
dc.date.accessioned2018-01-11T05:27:44Z
dc.date.available2018-01-11T05:27:44Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88821
dc.description.abstractReklamasi pascatambang adalah kegiatan yang dilakukan di area pascatambang untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai dengan tujuan reklamasi. Reklamasi dapat memperbaiki potensi jasa lingkungan dan ekosistem antara lain: keanekaragaman hayati, cadangan karbon, leaf area index, dan suhu udara. Potensi jasa lingkungan dan ekosistem dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat indeks keberhasilan reklamasi pascatambang. Peraturan mengenai penilaian keberhasilan reklamasi tambang sudah tersedia, tetapi penilaian keberhasilan reklamasi pascatambang dari perbaikan jasa lingkungan dan ekosistem belum tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan indeks keberhasilan reklamasi pascatambang berdasarkan keanekaragaman tumbuhan, keanekaragaman burung, potensi cadangan karbon, leaf area index, dan suhu udara di PT. Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan antara lain: analisis vegetasi untuk menentukan keanekaragaman tumbuhan, sedangkan keanekaragaman burung menggunakan metode IPA (Indices Ponctuele d ‘Abundance). Potensi cadangan karbon menggunakan metode destructive dan non destructive. Metode destructive digunakan untuk mengukur biomasa semai dan tumbuhan bawah, sedangkan untuk non destructive digunakan untuk mengukur vegetasi dengan diameter batang ≥ 5 cm, dan selanjutnya menggunakan persamaan allometrik untuk menentukan biomasa. Leaf area index menggunakan metode hemispherical photograph. Metode untuk menentukan suhu udara dengan menggunakan analisis spasial menggunakan band thermal yaitu band 10 pada landsat 8. Indeks keberhasilan reklamasi pascatambang menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), sebagai dasar pembentukan rumus indeks keberhasilan reklamasi pascatambang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks keberhasilan reklamasi tertinggi berada di area reklamasi tahun tanam 1995, sedangkan indeks keberhasilan reklamasi terendah berada di area reklamasi tahun tanam 2004. Indeks keberhasilan reklamasi pascatambang dimulai dari yang prioritas atau yang paling penting di area reklamasi pascatambang adalah keanekaragaman tumbuhan, leaf area index, suhu udara, keanekaragaman burung, potensi cadangan karbon, indeks kesamaan spesies tumbuhan, dan indeks kesamaan spesies burung.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcBiologyid
dc.subject.ddcBiodiversityid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcSUMSELid
dc.titleIndeks Keberhasilan Reklamasi Pascatambang Di Pt Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatanid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordindeksid
dc.subject.keywordkeanekaragamanid
dc.subject.keywordreklamasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record