View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sediaan Antimalaria Berbasis Nanopartikel Kitosan Dari Ekstrak Metanol Daun Cassia Fistula Dan Buah Duranta Repens

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.80Mb)
      Date
      2016
      Author
      Wijaya, Dhian Eka
      Sugita, Purwantiningsih
      Syahbirin, Gustini
      Dewi, Rita Marleta
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit darah protozoa genus Plasmodium yang menginfeksi sel darah merah. Indonesia merupakan salah satu daerah endemik penyakit malaria dengan angka kejadian penyakit yang cukup tinggi (terutama di daerah Indonesia Timur). Masalah yang dihadapi dalam pengobatan malaria adalah resistensi penyakit terhadap obat malaria yang tersedia di pasaran. Oleh karena itu, pencarian obat antimalaria yang lebih baik masih perlu dilakukan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah memanfaatkan tanaman yang memiliki khasiat antimalaria sebagai obat, seperti trengguli (Cassia fistula) dan sinyo nakal (Duranta repens). Strategi lain yang perlu dikembangkan adalah melakukan rekayasa fitofarmaka dalam bentuk nanopartikel sebagai sistem pengantar obat dengan menggunakan kitosan. Tujuan penelitian ini adalah sintesis nanopartikel kitosan ekstrak metanol daun C. fistula dan buah D. repens sebagai antimalaria dan menentukan IC50 nanopartikel secara in vitro. Pada penelitian ini, ekstrak metanol daun C. fistula dan buah D. repens sebagai model obat yang disalut menggunakan kitosan. Nanopartikel ini disintesis menggunakan metode gelasi ionik yang memanfaatkan natrium tripolifosfat sebagai penaut silang; serta asam oleat dan poloxamer 188 sebagai surfaktan. Pemecahan partikel dan homogenisasi nanopartikel berturutturut menggunakan metode sonikasi dan sentrifugasi. Penentuan ukuran nanopartikel dilakukan menggunakan metode Particle Size Analyzer. Surfaktan adalah salah satu komponen penting yang perlu diperhatikan dalam proses sintesis nanopartikel, baik dari jenis dan konsentrasi surfaktan, karena surfaktan dapat mengendalikan ukuran, sifat, dan stabilitas suspensi nanopartikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sintesis nanopartikel menggunakan surfakan poloxamer 188 menghasilkan ukuran nanopartikel yang lebih kecil dengan distribusi ukuran yang lebih sempit dibandingkan menggunakan surfaktan asam oleat. Sintesis nanopartikel kitosan ekstrak metanol daun C. fistula dan buah D. repens menggunakan metode gelasi ionik menghasilkan partikel dengan ukuran 80-475 nm. IC50 formula BCP dan dan BDP berturut-turut sebesar 0.004 dan 0.08 μg/mL, yang menunjukkan formula tersebut berpotensi sebagai antiplasmodium.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88794
      Collections
      • MT - Forestry [1511]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository