Show simple item record

dc.contributor.advisorBriawan, Dodik
dc.contributor.advisorMadanijah, Siti
dc.contributor.authorPermatasari, Tyas
dc.date.accessioned2018-01-08T07:00:01Z
dc.date.available2018-01-08T07:00:01Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88769
dc.description.abstractAnemia merupakan masalah gizi mikro yang banyak terjadi di seluruh dunia terutama di negara berkembang yang diperkirakan terjadi pada 30% populasi penduduk dunia. Sebesar 29% Wanita Usia Subur (WUS) yang tidak hamil mengalami anemia serta 38% wanita hamil usia 15-49 tahun mengalami anemia (WHO 2011). Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi. Data Kemenkes (2013) menunjukkan prevalensi anemia gizi pada kelompok usia remaja (≥15 tahun) adalah 22.2%, meningkat dari data Kemenkes tahun 2007 yakni 19.7% terkait kejadian anemia pada usia remaja (Kemenkes RI 2007; Kemenkes RI 2013). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcNutritionid
dc.subject.ddcIron supplemtationid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titlePengaruh Program Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Terhadap Perbaikan Status Besi pada Remaja Putri di Kota Bogorid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordanemiaid
dc.subject.keywordefektivitasid
dc.subject.keywordremaja putriid
dc.subject.keywordsuplementasi besiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record