Karakteristik Bubur Rumput Laut Turbinaria conoides dan Eucheuma cottonii sebagai Bahan Baku Krim Tabir Surya
Abstract
Radiasi sinar ultraviolet menyebabkan kulit menjadi kemerahan, penuaan
dan meningkatkan risiko kanker kulit. Kulit tidak dapat menahan sinar matahari
yang berlebih, oleh karena itu diperlukan pelindung tambahan menggunakan krim
tabir surya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan kombinasi bubur rumput
laut T. conoides dan E. cottonii yang mempunyai aktivitas antioksidan dan nilai
SPF yang tinggi, mendapatkan formula krim tabir surya terbaik dilihat dari
aktivitas antioksidan, penentuan nilai SPF dan evaluasi fisik sediaan krim.
Bahan utama penelitian adalah T. conoides, E. cottonii dan bahan baku
sediaan krim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Penelitian tahap pertama yaitu karakterisasi rumput. Penelitian tahap kedua yaitu
formulasi bubur rumput laut T. conoides dan E. cottonii. Penelitian tahap ketiga
yaitu pembuatan sediaan krim dengan formula terbaik. Sediaan krim yang
memiliki nilai terbaik diuji daya iritasi terhadap kulit.
Hasil penelitian menunjukkan T. conoides mengandung senyawa fenol
hidrokuinon, flavonoid, triterpenoid, steroid, dan saponin, sedangkan E. cottonii
hanya mengandung alkaloid. Rendemen ekstrak tertinggi terdapat pada ekstrak
metanol T. conoides (8.17%) dan E. cottonii (9.33%). Total fenol tertinggi
rumput laut T. conoides terdapat pada ekstrak etil asetat (211 ± 5.21 mg GAE/g),
sedangkan E. cottonii pada ekstrak metanol (141 ± 3.33 mg GAE/g). Total
flavonoid tertinggi terdapat pada ekstrak etil asetat T. conoides
(157.15 ± 8.71 mg QE/g) dan E. cottonii (35.17 ± 1.00 mg QE/g). Ekstrak
metanol T. conoides dan E. cottonii memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat
dengan nilai IC50 15.14 ± 9.76 μg/mL dan 23.15 ± 1.49 μg/mL. Aktivitas
antioksidan pada formula bubur rumput laut memiliki nilai IC50
73.38 ± 2.80 μg/mL (1:1), 115.38 ± 1.50 μg/mL (1:2), dan 95.79 ± 1.50 μg/mL
(2:1), sedangkan nilai SPF pada masing-masing formula yaitu 2.4 ± 0.04 (1:1),
1.5 ± 0.03 (1:2), dan 2 ± 0.01 (2:1). Formula (1:1) ditambahkan pada sediaan
krim dengan konsentrasi penambahan bubur rumput laut 0%, 10%, 20% dan 30%.
Hasil pengujian aktivitas antioksidan pada krim 0% (116.88 ± 2.40 μg/mL), krim
10% (54.26 ± 6.20 μg/mL), krim 20% (46.17 ± 3.90 μg/mL) dan krim 30%
(28.49 ± 5.10 μg/mL), dan nilai SPF pada krim 0% (2 ± 0.02), 10% (5.37 ± 0.03),
20% (7.42 ± 0.02), 30% (15.22 ± 0.04) dan krim komersial (5 ± 0.03). Krim
terbaik terdapat pada krim 30% yang memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat
dengan nilai IC50 28.49 ± 5.10 μg/mL dan nilai SPF 15.22 ± 0.04. Hasil evaluasi
sediaan krim menunjukkan krim homogen, memiliki konsistensi yang baik.
Penerimaan konsumen terhadap produk melalui uji organoleptik berkisar antara
normal sampai suka, krim memiliki umur simpan selama 1 tahun berdasarkan
pengujian mekanik dan telah memenuhi persyaratan uji iritasi kulit.
Collections
- MT - Fisheries [3210]
