Show simple item record

dc.contributor.advisorAnalysis, Descriptive
dc.contributor.advisorRegression, Logistic
dc.contributor.authorSarjono
dc.date.accessioned2017-11-03T07:40:36Z
dc.date.available2017-11-03T07:40:36Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88312
dc.description.abstractKemiskinan merupakan salah satu masalah yang kompleks yang belum terpecahkan di Indonesia. Jakarta Timur sebagai salah satu Kota Adminsitrasi di ibukota Jakarta selain meghadapi masalah kemiskinan juga terkendala dengan masalah pengangguran. Pemerintah Kota Jakarta Timur telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran, namun angka kemiskinan di Kota Jakarta Timur masih fluktuatif. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis karakteristik kemiskinan rumah tangga (2) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peluang terjadinya rumah tangga miskin, (3) mengevaluasi strategi kebijakan yang telah dijalankan oleh pemerintah kota dan (4) merumuskan strategi yang tepat dan berkelanjutan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data skunder. Data primer digunakan untuk menganalisis strategi kedepan dan diperoleh dengan cara wawancara terhadap empat kriteria responden. Responden pertama adalah pejabat perencana pembangunan bidang kesejahteraan rakyat di Kantor Perencanan dan Pembangunan Kota Jakarta Timur. Responden kedua adalah pejabat perencanaa pembangunan bidang kesejahteraan rakyat di Bappeda Provinsi DKI. Responden ketiga adalah pejabat pengelola keuangan di Kantor BPKAD Provinsi DKI, dan responden keempat adalah pejabat yang menangani masalah kesejahteraan rakyat di DPRD Provinsi DKI. Keempat responden dipilih secara sengaja (purposive sampling). Data sekunder digunakan untuk menganalisis karakteristik rumah tangga, dan diperoleh dari instansi terkait, dukungan regulasi, serta dokumen kebijakan daerah yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian dimulai dengan menganalisis karakteristik kemiskinan rumah tangga menggunakan Analisis Deskriptif. Hasilnya menjelaskan bahwa rumah tangga dikategorikan menjadi rumah tangga miskin dan rentan miskin.Penelitian dilanjutkan menggunakan Analisis Regresi Logistik. Hasilnya menjelaskan bahwa gender dan besaran anggota rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peluang terjadinya rumah tangga miskin sedangkan proporsi anggota rumah tangga yang bekerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap peluang terjadinya rumah tangga miskin. Langkah berikutnya dilakukan evaluasi program/kebijakan yang telah dilakukan pemerintah kota. Hasilnya diperoleh bahwa pemerintah kota menitikberatkan pada program bantuan sosisal terpadu (pendidikan dan kesehatan ) daripada meningkatkan produktivitas rumah tangga miskin. Akhirnya untuk merumuskan strategi penanggulangan kemiskinan digunakan metode Proses Hirarki Analitik (PHA). Berdasarkan metode tersebut prioritas strategi penanggulangan kemiskinan di Kota Jakarta Timur yang perlu diterapkan adalah sebagai berikut : (1) meningkatkan proporsi alokasi anggaran untuk pemberdayaan khusus/langsung bagi warga miskin, (2) meningkatkan frekuensi pelatihan yang melibatkan kalangan akademisi dan swasta, (3) meningkatkan keterampilan dasar dan keterampilan khusus warga miskin, dan (4) meningkatkan proporsi alokasi anggaran yang responsif gender.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcSocial Welfareid
dc.subject.ddcPovertyid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcJakarta Timurid
dc.titleStrategi Penanggulangan Kemiskinan di Kota Jakarta Timurid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordAnalisis Deskriptifid
dc.subject.keywordAnalisis PHAid
dc.subject.keywordRegresi Logistikid
dc.subject.keywordKemiskinanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record